Food
Mulai Sambal Bejek Belayu hingga Nasi Angin, Ini 3 Kuliner Tabanan Wajib Anda Cicipi
Jumat, 23 Feb 2018 11:48
DALAM beberapa tahun terakhir, industri Pariwisata Indonesia memang tengah menunjukkan tren positif. Hal ini ditandai dengan meningkatknya jumlah kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara setiap tahunnya. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa Bali menjadi salah satu destinasi yang paling diburu oleh wisatawan.
Selain memiliki keindahan alam yang begitu memesona, Bali yang kerap disebut Pulau Dewata ini juga dianugerahi kekayaan budaya yang menarik untuk dieksplorasi. Bahkan, menurut data yang disampaikan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya beberapa waktu lalu, dari total kunjungan wisman ke Indonesia, 64% di antaranya datang untuk mempelajari budaya.
Sebagai ujung tombak pariwisata Indonesia, Bali sebetulnya telah menjadi pusat kuliner Indonesia yang sangat diperhitungkan. Tak sedikit wisatawan yang datang ke tempat ini hanya untuk mempelajari teknik pengolahan kuliner-kuliner tradisional atau sekadar mencicipi keunikan rasa kuliner.Nah, jika dalam waktu dekat ini Anda berencana berlibur ke Bali, jangan lupa mampir ke daerah Tabanan untuk menikmati beragam kuliner tradisional yang lezat dan menggugah selera. Kalau penasaran, seperti apa sih kuliner kahas Tabanan, berikut Okezone rangkumkan beberapa di antaranya, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Jumat (23/2/2018).
Entil
Dari tekstur dan tampilannya, entil hampir mirip dengan lontong.
Namun, hidangan khas Tabanan ini dibungkus dengan daun telengidi sebelum
diolah. Daun inilah yang akan menambah cita rasa dan aroma khas pada
hidangan tersebut. Pasalnya, zat warna hijau pada daun akan meresap ke
dalam beras saat dimasak, sehingga menghasilkan warna kehijau-hijauan.
Teknik pengolahan entil juga mirip dengan lontong karena membutuhkan
waktu yang cukup lama sekitar dua sampai tiga jam.
Masyarakat Bali biasanya menyantap entil dengan beberapa makanan
tambahan seperti urap-urap khas Bali dengan kecambah, irisan bayam,
irisan kacang panjang, sambal goreng, dan taburan sambal kelapa. Sebelum
disajikan, entil akan disiram dengan kuah santan berbumbu sehingga
menghasilkan cita rasa gurih yang menggugah selera.
Sambal Bejek Belayu
Buat para pencinta makanan pedas yang sedang atau hendak liburan ke Tabanan, Bali, Anda wajib mencicipi Sambal Bejek Belayu. Dinamakan bejek belayu karena sambal ini berasal dari Desa Balu, Tabanan. Sekilas sambal bejek Belayu sangat mirip dengan sambal matah Bali. Namun ada sedikit perbedaan yang membuat sambal bejek ini menyuguhkan sensasi pedas yang sangat khas, seperti penggunaan daun serai dan kecombrang.Masyarakat Bali kerap menggambarkan sambal bejek Belayu sebagai kombinasi sambal matah dan sambal bongkot. Uniknya, sambal bejek tidak ditambahkan minyak kelapa sedikit pun. Selain itu, pada bagian topping sambal akan diberi suwiran ayam goreng untuk menambah sensasi gurih sebelum akhirnya dibejek atau diaduk hingga merata. Teknik pencampuran inilah yang membuat olahan sambal tersebut dinamakan sambal bejek.
Nasi anginSelain nasi jinggo dan nasi pedas, Bali juga memiliki kuliner
unik lainnya yang dikenal dengan sebutan Nasi Angin. Untuk mencicipi
kuliner ini, Anda harus mengunjungi kawasan Gilimanuk, Denpasar, atau
di sekitar Desa Sembung Gede – Meliling, Tabanan. Di tempat tersebutlah
berjejer warung makan yang menyuguhkan beeragam kreasi Nasi Angin.
Nasi Angin terdiri dari daging babi yang telah diolah menyerupai
dendeng dan dicampur gila, sehingga menyuguhkan sensasi manis yang
khas.
Hidangan ini disajikan bersama sayur, mi, daging sisit, serta kuah yang berisi irisan daging. Uniknya, warung "Nasi Angin" hanya buka menjelang tengah malam, karena sebagian besar pembeli atau pelanggan makanan tersebut adalah para supir dan warga yang sedang begadang. Harganya pun relatif terjangkau. Satu porsi "Nasi Angin" dibanderol seharga Rp10 ribu.
(okezone.com)
Lifestyle
Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal
Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik
Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah
Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla
Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang
Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun
Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah
PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan
Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat
JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk