- Home
- Lingkungan
- Jarak Pandang di Tembilahan Hanya 300 Meter
Kabut Asap Kian Pekat
Jarak Pandang di Tembilahan Hanya 300 Meter
Laporan : Aditya Prahara
Kamis, 20 Agu 2015 11:56
TEMBILAHAN-Kabut asap terlihat kian pekat menyelimuti Kota Tembilahan sejak dua hari terakhir, dimana jarak pandang hanya sekitar 300 meter, walaupun hasil pantauan Badan Liungkungan Hidup (BLH) Inhil, pada tanggal 19 Agustus hanya temukan 5 titik api.
Menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Inhil, melalui Kepala Bidang Kerusakan Lingkungan, Ardi Yusuf, jumlah titik api berdasarkan pantauan satelit Terra da Agua ada beberapa daerah di Inhil yang kembali dilanda kebakaran hutan dan lahan.
"Kabut asap memang terlihat tambah pekat jika dibanding hari sebelumnya hal ini karena titik api Inhil terpantau lagi sebanyak 5 titik, setelah nihil pada hari sebelumnya, belum lagi asap kiriman daerah tetangga yang kebakaran hutan dan lahannya masih sangat besar, " ungkap Ardi Yusuf, Kamis (20/8).
Menurut Ardi, tebalnya asap di Kota Tembilahan dan sekitarnya diperparah oleh asap kiriman dari kabupaten Inhu, Pelalawan serta Propinsi Jambi seperti Kabupaten Tanjab Timur dan Muaro Jambi.
"Titik api Inhil hanya 5 titik, yang banyak sekarang ada di Tanjab Timur dengan 35 titik api, Muaro Jambi 63 titik api serta In hu dan Pelalawan masing-masing 16 dan 11 titik api yang ditiup angin arah tenggara ke timur laut, "jelasnya.
Dijelaskan Ardhi, munculnya titik api tersebut, dikarenakan kebakaran hutan dan lahan yang karena saat ini tengah berlangsung musim pancaroba, sehingga banyak lahan hutan dan kebun yang mengering dan mudah tersulut kebakaran.
Oleh karena itu, kondisi tersebut harus segera diantisipasi oleh semua pihak terkait, terutama aparat dan masyarakat setempat. Sehingga, titik api yang ditemukan saat ini dapat segera diminimalisir, agar tidak semakin meningkat jumlahnya.
"Untuk mengantisipasi meningkatnya titik api ini, kita minta masyarakat yang berkebun dan berladang, tidak melakukan pembakaran lahan, baik untuk membersihkan ataupun membuka lahan baru.Sebab, resiko yang ditimbulkan nantinya sangat besar, seperti terjadinya kebakaran hutan dan lahan," terangnya.
Adapun wilayah-wilayah Inhil yang ditemukan titik api menurut satelit Teraa dan Agua tersebut adalah 2 titik di Kelurahan Pulau Kijang, Desa Sungai Undan 1 titik, Desa Benteng Barat dan Desa Sungai Gantang masing-masing 1 titik api. (dit)
DLHK Antisipasi Penumpukan Sampah saat Harri Raya Idulfitri
PEKANBARU - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra SIP MSi telah mengantisipasi terjadinya lonjakan dan penumpukan sampah saat Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Selamatkan Tesso Nilo, Negara Hadir Lindungi Gajah Sumatera
PELALAWAN - Upaya penyelamatan Gajah Sumatera kian mendapat perhatian serius. Hal ini terlihat dari kunjungan langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Siti Hediati Hariyadi dan Raja Juli
Mantan Gubri Apresiasi Pengaspalan Jalan Teluk Leok dan Tobek Godang
PEKANBARU - Setelah hampir satu dekade berada dalam kondisi rusak dan tidak tersentuh perbaikan, Jalan Teluk Leok di Kecamatan Rumbai Timur akhirnya mulai diperbaiki oleh Pemerintah Kota Pekanbaru. Ru
Akhir Penantian 10 Tahun, Jalan Teluk Leok Akhirnya Mulus di Tangan Agung Nugroho
PEKANBARU - Setelah hampir 10 tahun terbengkalai tanpa perbaikan, Jalan Teluk Leok di Kecamatan Rumbai Timur akhirnya mulai diaspal kembali sepanjang 2,5 kilometer oleh Pemerintah Kota Pekanbaru di ba
Operasional Perusahaan Kami Masih Berjalan
Bagansiapiapi-Menanggapi pemberitaaan Spiritriau. tertanggal 10 Maret 2026 mengenai Plt Gubernur Riau : Izin Konsesi PT Diamond Raya Timber Habis adalah tidak benar Bahwa yang benar