Selasa, 30 Jun 2026
  • Home
  • Lingkungan
  • LAMR Siak Keluarkan Maklumat, Desak KLHK Cabut Izin PT SSL

Lingkungan,

LAMR Siak Keluarkan Maklumat, Desak KLHK Cabut Izin PT SSL

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 27 Agu 2025 09:13
RIAU AKTUAL.COM
Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Siak secara resmi mengeluarkan maklumat dan pernyataan sikap terkait konflik berkepanjangan antara masyarakat Kampung Tumang dan PT Sumber Seraya Lestari (SSL). Langkah tegas ini diambil setelah upaya mediasi yang dilakukan dinilai menemui jalan buntu.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Siak, Datuk Seri Arfan Usman, menegaskan pihaknya melihat kesungguhan Bupati Siak, Afni Zulkifli, dalam menyelesaikan konflik secara adil sesuai adat dan peraturan perundang-undangan.

"Kami Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Siak menegur keras PT Sumber Seraya Lestari (SSL) atas sikap dan perilaku yang kurang patut," tegas Arfan dalam keterangan pers di Gedung LAMR Kota Siak, Selasa kemarin.

Sebagai wujud tanggung jawab adat, LAMR Siak menuntut PT SSL untuk menyampaikan permintaan maaf secara resmi dan adat kepada Bupati Siak. Arfan, yang juga mantan Sekda Siak, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah yang diambil pemerintah daerah.

Bahkan, ia secara terbuka mendorong Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI agar segera mencabut izin PT SSL. "Langkah ini penting demi menjaga marwah negeri, melindungi hak-hak masyarakat, sekaligus memulihkan kehormatan Kabupaten Siak," ujarnya.

Dukungan LAMR itu sejalan dengan kebijakan Bupati Siak yang telah membentuk tim fasilitasi penyelesaian konflik melalui Surat Keputusan Bupati Siak Nomor 100.3.3.2/713/HKKPTS/2025 tertanggal 22 Agustus 2025. Tim ini bertugas menangani persoalan hak hutan dan hak atas tanah di Kabupaten Siak.

Arfan memaparkan, konflik yang sudah berlangsung lebih dari 20 tahun ini telah menimbulkan berbagai masalah serius, mulai dari krisis keadilan bagi masyarakat adat, kriminalisasi warga, hingga kerusakan ekologi akibat hancurnya hutan dan lahan gambut.

"Termasuk krisis marwah adat, khususnya di Tumang sebagai kampung tua," tambahnya.

Atas kondisi tersebut, LAMR Siak merasa perlu turun tangan mengeluarkan maklumat agar kehormatan adat dan pemimpin daerah tidak terus dicederai.

LAMR juga menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Siak untuk memberikan dukungan penuh kepada pemerintah daerah dalam menyelesaikan konflik ini. Selain itu, masyarakat diminta menjaga ketentraman dan keamanan demi terciptanya Siak yang aman, nyaman, dan damai.***(Riau Aktual.com)
Sumber: RIAU AKTUAL.COM

Lingkungan
Berita Terkait
  • Selasa, 30 Jun 2026 16:47

    Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan

    JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:12

    Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda

    PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:09

    LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha

    JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:05

    Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir

    Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d

  • Selasa, 30 Jun 2026 15:37

    OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market

    Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor