Kamis, 04 Jun 2026
  • Home
  • Lingkungan
  • Waka MPR: Banjir di Musim Kemarau Bukan Hal Biasa, Bukti Cuaca Tak Menentu

Lingkungan,

Waka MPR: Banjir di Musim Kemarau Bukan Hal Biasa, Bukti Cuaca Tak Menentu

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 09 Jul 2025 10:55
Detiknews.com
Jakarta - Sejumlah daerah di Jakarta, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan mengalami banjir yang cukup parah di berbagai wilayah. Hal ini menjadi anomali karena banjir justru terjadi saat memasuki musim kemarau dan terjadi di daerah-daerah yang sebelumnya belum pernah tergenang banjir.
Wakil Ketua MPR dari Fraksi PAN Eddy Soeparno menilai banjir yang terjadi di musim kemarau merupakan pertanda kesekian kalinya perubahan iklim yang semakin mengancam.
"Banjir yang terjadi di musim kemarau ini bukan hal biasa. Ini bukti bahwa pola cuaca kita sudah sangat tidak menentu. Pemerintah daerah dan pusat harus merespons cepat dengan memperkuat manajemen krisis, baik dalam sisi mitigasi maupun adaptasi terhadap krisis iklim," ujar Eddy dalam keterangannya, Rabu (9/7/2025).
Doktor Ilmu Politik UI ini menyampaikan manajemen krisis menghadapi perubahan iklim yang bisa dilakukan diantaranya integrasi antara perencanaan tata ruang, sistem drainase yang memadai, hingga pelibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Eddy menyebut sistem peringatan dini dan respons cepat juga harus diperkuat, karena potensi bencana kini tidak lagi bisa diprediksi hanya berdasarkan musim.
"Kementerian terkait dan Pemerintah Daerah Jakarta dan sekitarnya sebaiknya satu suara dan kompak dalam kebijakan mencegah dampak krisis iklim ini semakin merusak. Jangan ada ego sektoral mencegah krisis iklim ini baik dari kebijakan di hulu untuk menjaga lingkungan maupun kebijakan di hilir dalam bentuk adaptasi tata ruang dan penghijauan di wilayah perkotaan," lanjutnya.
"Kita tak bisa lagi berpegang pada pola musim konvensional. Ketika kemarau pun bisa banjir, maka harus ada evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase, alih fungsi lahan, dan pengelolaan daerah tangkapan air," lanjutnya.
Waketum PAN ini terus mendorong agar para kepala memiliki kebijakan konkret dalam menangani krisis iklim dan bencana hidrometeorologi seperti banjir.
"Kepala daerah harus segera menyusun langkah strategis, mulai dari perbaikan tata kelola air, sistem drainase yang lebih baik, hingga kesiapan tanggap darurat yang lebih cepat dan efektif. Jangan hanya bertindak ketika bencana sudah terjadi," tegasnya
Secara khusus Eddy juga mengingatkan pentingnya edukasi publik terkait krisis iklim dan perlunya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sipil. Menurutnya, penanganan perubahan iklim tidak bisa diserahkan hanya pada satu sektor saja.
"Krisis iklim ini adalah tantangan global yang dampaknya sudah sangat lokal. Maka kita perlu kebijakan nasional yang terintegrasi bahkan sampai melibatkan warga dengan mitigasi, adaptasi dan juga edukasi kepada masyarakat," tutup Anggota DPR RI Komisi XII ini.***(detiknews.com)
Sumber: Detiknews.com

Lingkungancuaca
Berita Terkait
  • Selasa, 02 Jun 2026 17:44

    Hutan Adat Imbo Putui Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

    Kampar-Hutan Adat Imbo Putui di Desa Petapahan, Kabupaten Kampar, kini hadir menjadi destinasi wisata alam pilihan berbasis konservasi unggulan di Provinsi Riau. Melalui Program Desa Wisata, kawasan y

  • Jumat, 22 Mei 2026 13:00

    Harmoni di Tanah Balai Raja, Saat Sang Gajah dan Manusia Berbagi Ruang Kehidupan

    DURI-Malam berganti subuh di kawasan Balai Raja, Kabupaten Bengkalis, namun pekatnya kecemasan belum juga beranjak dari benak Jhon Hendrik Purba. Saban waktu, detak jantungnya berpacu lebih cepat seti

  • Rabu, 18 Mar 2026 10:36

    DLHK Antisipasi Penumpukan Sampah saat Harri Raya Idulfitri

    PEKANBARU - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra SIP MSi telah mengantisipasi terjadinya lonjakan dan penumpukan sampah saat Hari Raya Idulfitri 1447 H.

  • Rabu, 18 Mar 2026 08:45

    Selamatkan Tesso Nilo, Negara Hadir Lindungi Gajah Sumatera

    PELALAWAN - Upaya penyelamatan Gajah Sumatera kian mendapat perhatian serius. Hal ini terlihat dari kunjungan langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Siti Hediati Hariyadi dan Raja Juli

  • Senin, 16 Mar 2026 13:10

    Mantan Gubri Apresiasi Pengaspalan Jalan Teluk Leok dan Tobek Godang

    PEKANBARU - Setelah hampir satu dekade berada dalam kondisi rusak dan tidak tersentuh perbaikan, Jalan Teluk Leok di Kecamatan Rumbai Timur akhirnya mulai diperbaiki oleh Pemerintah Kota Pekanbaru. Ru

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.