Senin, 01 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • BPN Imbau Tak Ada Aksi MK: Doakan Hakim Ambil Keputusan Sesuai Nurani

Nasional

BPN Imbau Tak Ada Aksi MK: Doakan Hakim Ambil Keputusan Sesuai Nurani

Selasa, 25 Jun 2019 10:07
Detik.com
Juru Debat BPN Prabowo, Sodik Mudjahid.
JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengimbau para pendukung tidak menggelar aksi di kawasan gedung Mahkamah Konstitusi (MK) saat pembacaan putusan sengketa Pilpres 2019. BPN menyarankan para pendukung sebaiknya mendoakan hakim MK agar mengambil keputusan terbaik.

"Lebih baik berdoa secara khusyuk di masjid dan tempat ibadah masing-masing agar Allah memberikan bimbingan kepada para hakim MK untuk mengambil keputusan sesuai dengan nurani yang paling suci," kata juru debat BPN, Sodik Mujahid kepada wartawan, Selasa (25/6/2019).

"Dan agar Allah memberi kekuatan dan keberanian kepada para hakim untuk bersikap independen dan bebas pengaruh apapun," imbuh dia.

Sodik pun kembali menegaskan imbauan sang capres yang meminta para pendukung tidak datang ke gedung MK. Ia berharap pesan dari Prabowo didengar dan ditaati para pendukung.

"Pak Prabowo mengimbau dengan tegas jelas dan berkali-kali untuk tidak turun ke MK, bahkan mengutip ayat Alquran diminta untuk bersikap samina wa athona. Kami dengar dan kami patuh," ujarnya.

MK telah mengumumkan pembacaan putusan gugatan hasil Pilpres 2019 digelar pada Kamis (27/6). "RPH hari ini sudah selesai, putusan dimajukan tanggal 27 (Juni)," ujar juru bicara MK Fajar Laksono, Senin (24/6).

Polri juga telah mengimbau seluruh pihak untuk tak menggelar aksi massa pada 26-29 Juni 2019. Polri menyebut Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum bersifat limitatif atau terbatas.

"Mabes Polri sudah mengimbau untuk tidak melakukan mobilisasi massa pada tanggal 26, 27, 28 maupun pascaputusan pada tanggal 29 (Juni). Dan Mabes Polri sudah menyampaikan untuk di area gedung MK (Mahkamah Konstitusi) itu daerah steril, tidak boleh ada kegiatan massa di sana," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (24/6).


Sumber: detik.com

nasional
Berita Terkait
  • Senin, 01 Jun 2026 11:23

    Prabowo Akui Rakyat Cuma Jadi Penonton, Terlalu Lama Kekayaan Kita Dinikmati di Luar Negeri

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal kondisi perekonomian nasional. Prabowo mengajak seluruh pihak untuk jujur melihat kondisi perekonomian nasional. Meski Indonesia mencatat pert

  • Senin, 01 Jun 2026 10:15

    Patroli Geng Motor dan Premanisme di Dumai Membuahkan Hasil Tak Terduga, Tangkap Pengedar Ganja.

    PEKANBARU-Operasi pemberantasan premanisme dan geng motor yang digelar Tim Raga Polres Dumai membuahkan hasil tak terduga. Saat berpatroli menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, petugas just

  • Senin, 01 Jun 2026 10:12

    Kurir Residivis Narkoba Ditangkap di Pelalawan, Tas yang Dibawa Penuh Ekstasi dan Cairan Etomidate.

    PEKANBARU - Seorang residivis kasus narkotika berinisial B ditangkap tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau.Ia diamankan saat membawa tas ransel hitam berisi ratusan pil ekstasi dan cairan etomidat

  • Senin, 01 Jun 2026 09:16

    2 Kakak Adik di Pelalawan Diduga Jadi Korban Begal, Kakaknya Tewas Dibacok, Adik Selamat.

    PELALAWAN-Dua orang kakak adik di Desa Kuala Panduk, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan dikabarkan menjadi korban pembegalan pada Jumat (29/5/2026) malam lalu.Informasi terkait korban begal ini

  • Senin, 01 Jun 2026 09:12

    Tragis, Mantan Polisi Terpidana Seumur Hidup Ditemukan Tewas di Sel Isolasi

    PALANGKARAYA-Seorang mantan anggota Polri yang merupakan terpidana hukuman seumur hidup dalam kasus penembakan sopir mobil ekspedisi pada 2024 ditemukan meninggal dunia di ruang sel isolasi Lembaga Pe

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.