Selasa, 19 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Fadli Zon Dorong TGPF Rusuh 22 Mei, TKN Sebut Upaya Intervensi Hukum

Nasional

Fadli Zon Dorong TGPF Rusuh 22 Mei, TKN Sebut Upaya Intervensi Hukum

Rabu, 12 Jun 2019 11:35
Detik.com
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mendorong pembentukan tim gabungan pencari fakta (TGPF) untuk mengusut kerusuhan 22 Mei. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin menilai pembentukan TGPF itu sebagai upaya intervensi hukum.

"Kami memahami langkah politik yang dilakukan Pak Fadli Zon, namun usaha Pak Fadli untuk intervensi proses hukum merupakan tindakan yang tidak terpuji dan tidak layak menghiasi ruang publik Indonesia," ujar Sekjen TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Johnny G Plate, saat dihubungi, Rabu (12/6/2019).

Ia menilai mestinya elite politik mendukung polisi menindak hukum. Selain itu aparat penegak hukum juga harus memproses hukum tanpa pandang bulu terutama yang berkaitan dengan makar.

"Aparat hukum dalam hal ini termasuk Polri harus melakukan tindakan hukum dan penegakan hukum bagi setiap warga negara tanpa kecuali terhadap pihak yang melakukan pelanggaran hukum apalagi jika terkait tindakan makar terhadap negara, ancaman pembunuhan pejabat pejabat senior negara dan ancaman atas pemerintah yang legitim," ujarnya.

Ia mendorong dalang kerusuhan 21-22 Mei diproses hukum termasuk semua aktor baik di tingkat operator lapangan hingga pada white collar political criminal. Ia berharap kejadian serupa tidak berulang.

"Bau amis kerusuhan yang terkait dengan elit politik dan pimpinan organisasi kemasyarakatan maupun organisasi politik harus dapat diungkap dengan jelas dan tindakan kerusuhan yang sama tidak boleh terulang kembali," ungkapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengkritik pemerintah yang mengungkap dalang kerusuhan 22 Mei 2019. Menurut dia, informasi yang disampaikan pemerintah bisa jadi bias.

Menurut Fadli, seharusnya pemerintah terlebih dahulu membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) untuk mengusut kerusuhan 22 Mei. Ia heran pemerintah, dalam hal ini Polri, tiba-tiba saja mengungkapkan dalang di balik kerusuhan itu.

"Harusnya lebih holistis. Jangan menjadi satu versi. Tentu kalau versinya versi pemerintah sangat bias," kata Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (11/6).


Sumber: detik.com

nasional
Berita Terkait
  • Selasa, 19 Mei 2026 16:47

    Pegawai PNM Pelalawan Tenggelam di Sungai Indragiri saat Survei Kebun

    RENGAT-Diduga akibat sarat muatan, pegawai lembaga pembiayaan non-bank Pemodalan Nasional Madani (PNM) Ukui Kabupaten Pelalawan Ardi Yahya (34) tenggelam di Sungai Indragiri. Persisnya di Desa Pasir S

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:26

    Rumah Petak dan Mobil Pikap Ludes Terbakar di Marpoyan Damai

    PEKANBARU-Satu unit rumah petak dan sebuah mobil pikap terbakar di Jalan Mesjid Sirathal Mustakim, RT 004 RW 014, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Selasa (19/5/20

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:22

    Bhabinkamtibmas Beri Motivasi Petani Cabai untuk Tingkatkan Hasil Panen

    PELALAWAN â€" Jajaran Polres Pelalawan melalui Polsek Pangkalan Lesung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah hukumnya. Salah satu upaya tersebut dilakukan d

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:15

    FBN Riau Dilantik, Kepala Kesbangpol Harap Jadi Garda Terdepan Cegah Degradasi Moral dan Peredaran Narkoba

    PEKANBARU-Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Boby Rahmat hadiri pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Bela Negara (FBN) Provinsi Riau. Kegiatan ini dirangkai

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:12

    Orgen Tunggal Malam di Deluk, Polisi Amankan Seorang Pengguna Narkoba

    BENGKALIS-Satres Narkoba Polres Bengkalis bersama Tim Raga, Samapta Polres Bengkalis serta gabungan personel Polsek Bantan mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengguna perusak saraf jenis sab

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.