Senin, 01 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Gerindra DKI soal Anies = Ahok: Anies Jauh Berbeda dengan Ahok

Nasional

Gerindra DKI soal Anies = Ahok: Anies Jauh Berbeda dengan Ahok

Selasa, 25 Jun 2019 09:55
Detik.com
Foto: Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Syarif
JAKARTA - Partai Gerindra membela Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang disamakan dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) soal reklamasi. Gerindra menilai Anies jauh berbeda dengan Ahok.

"Kita hormati pendapat itu ('Anies = Ahok'). Setiap pemimpin lahir dari masanya dan tantangan sendiri, karena itu tidak bisa dibandingkan. Jika pun 'dipaksa' dibandingkan, Anies jauh berbeda dengan Ahok," kata anggota DPRD DKI F-Gerindra, Syarif, kepada wartawan, Selasa (25/6/2019).

Soal 'Anies = Ahok' ini sebelumnya muncul saat sekelompok orang menggelar aksi di depan Balai Kota DKI Jakarta. Anies juga disebut melakukan politik pencitraan. Syarif tak setuju dengan pendapat tersebut.

"Saya tidak paham kenapa disebut pencitraan. Padahal jika mau disebut pencitraan, harusnya kan Anies membongkar semua bangunan yang melanggar dan tidak ber-IMB di lahan reklamasi itu," ujar Syarif.

"Kenapa Anies justru menerbitkan IMB itu? Ya karena Anies ingin kepastian hukum. Bagi Anies, reklamasi konsisten dihentikan dengan cara setop rencana 13 pulau reklamasi dan menata kembali 4 lahan reklamasi itu yang sudah terbangun," imbuhnya.

Meski tak setuju jika Anies disebut melakukan politik pencitraan, Syarif menghargai pendapat itu agar Anies bisa melakukan koreksi. Dia mengatakan, Anies terbuka terhadap kritik.

"Saya mengatakan keliru pendapat itu, tapi sebagai kritik saya hargai pendapat itu agar Anies bisa koreksi pada bagian-bagian tertentu kebijakannya agar lebih bermanfaat buat masyarakat. Pak Anies kan juga mengatakan terbuka terhadap kritik dan tidak membalas secara berlebihan terhadap pengkritiknya, meskipun kadang konten kritiknya tidak cukup kuat argumennya," ungkap Syarif.

Sebelumnya, lima orang yang mengatasnamakan Gerakan Cabut Mandat Anies menggelar aksi di depan Balai Kota DKI Jakarta. Massa membakar ban dalam aksi itu dan memasang spanduk bertulisan 'Anies = Ahok' di pagar Balai Kota.

Seorang peserta aksi, Ahmad, mengatakan mereka membawa spanduk 'Anies = Ahok' karena menilai Anies sama dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) soal reklamasi. Ahmad menganggap Anies melakukan politik pencitraan.

"Itu artinya Anies sama saja seperti Ahok. Cuma bedanya itu Ahok ada kerjaan yang jelas dan terbukti. Kalau Anies ini saya merasa bahwa hanya melanjutkan atau meresmikan karya-karya Ahok dan dia melakukan politik pencitraannya," ujarnya.


Sumber: detik.com

nasional
Berita Terkait
  • Senin, 01 Jun 2026 11:23

    Prabowo Akui Rakyat Cuma Jadi Penonton, Terlalu Lama Kekayaan Kita Dinikmati di Luar Negeri

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal kondisi perekonomian nasional. Prabowo mengajak seluruh pihak untuk jujur melihat kondisi perekonomian nasional. Meski Indonesia mencatat pert

  • Senin, 01 Jun 2026 10:15

    Patroli Geng Motor dan Premanisme di Dumai Membuahkan Hasil Tak Terduga, Tangkap Pengedar Ganja.

    PEKANBARU-Operasi pemberantasan premanisme dan geng motor yang digelar Tim Raga Polres Dumai membuahkan hasil tak terduga. Saat berpatroli menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, petugas just

  • Senin, 01 Jun 2026 10:12

    Kurir Residivis Narkoba Ditangkap di Pelalawan, Tas yang Dibawa Penuh Ekstasi dan Cairan Etomidate.

    PEKANBARU - Seorang residivis kasus narkotika berinisial B ditangkap tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau.Ia diamankan saat membawa tas ransel hitam berisi ratusan pil ekstasi dan cairan etomidat

  • Senin, 01 Jun 2026 09:16

    2 Kakak Adik di Pelalawan Diduga Jadi Korban Begal, Kakaknya Tewas Dibacok, Adik Selamat.

    PELALAWAN-Dua orang kakak adik di Desa Kuala Panduk, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan dikabarkan menjadi korban pembegalan pada Jumat (29/5/2026) malam lalu.Informasi terkait korban begal ini

  • Senin, 01 Jun 2026 09:12

    Tragis, Mantan Polisi Terpidana Seumur Hidup Ditemukan Tewas di Sel Isolasi

    PALANGKARAYA-Seorang mantan anggota Polri yang merupakan terpidana hukuman seumur hidup dalam kasus penembakan sopir mobil ekspedisi pada 2024 ditemukan meninggal dunia di ruang sel isolasi Lembaga Pe

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.