HIPPI : Reshuffle Kabinet Jauh Panggang dari Api
Sabtu, 22 Agu 2015 15:21
JAKARTA-Kabinet baru Presiden Joko Widodo (Jokowi) diwarnai perselisihan baru. Perombakan kabinet yang diharapkan bisa menggiring Indonesia untuk lebih baik ternyata justru belum dianggap memuaskan oleh Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI).
"Pergantian itu jauh dari harapan pelaku pasar kalangan pengusaha dan investor. Kawan-kawan saya dari Korea, Hongkong, Jerman, menanyakan mengapa justru menteri bermasalah yang tampak di permukaan media internasional justru tidak diganti? Ini jauh dari panggang api," kata HIPPI, Ismed Hasan Putro di Jakarta, Sabtu (22/8/2015).
"Jujur kami bingung, kami mempertanyakan sikap Presiden yang justru mengganti koordinator. Seharusnya yang diganti adalah menteri yang membidangi langsung," imbuhnya.
Ismed menjelaskan, pasar membutuhkan kepastian untuk kemudian bisa menjadi landasan dalam kebijakan terhadap langkah. Jika kebijakan yang diambil pemerintah seperti ini akhirnya membuat para pelaku usaha bersikap pasif yakni 'wait and see'.
"Akhirnya sekarang pasar melihat betapa lemahnya pemerintah berhadapan dengan mafia. Padahal, pasar tidak bisa menunggu terus dan harus ada kestabilan di pemerintahan," tuturnya.
Menurutnya, perombakan kabinet ternyata tidak memberikan angin baru bagi pasar. Akhirnya, pasar menjadi bingung jika ingin bertanya mengenai persoalan ekonomi, apakah pada menteri yang membidangi, menteri koordinator atau justru di Presiden dan Wakil Presiden.
"Contohnya, saya bingung dengan Menpan yang baru. Dia ujug-ujug mau impor 300 sapi. Dari mana sapinya? Memang di luar negeri juga banyak sapi? Kalaupun ada, kita bisa beli sapi dengan harga mahal," tegasnya.
Dia menilai, pemerintah tidak bisa membaca arah kebijakan jangka pendek. Padahal, jika paham, hal itu bisa dilakukan untuk penguatan nilai rupiah.
"Pemerintah harus mau di kritik, bahwa semua itu tergantung bagaimana teknik pengambilan keputusannya. Pasar tidak miliki kepastian tentang arah kebijakan Pemerintah terkait tata kelola ekonomi," tutupnya.
Tanda-Tanda Kolesterol Naik Setelah Makan Daging Berlebihan
JAKARTA - Tanda kolesterol naik setelah makan daging berlebihan. Perayaan Hari Raya Idul Adha identik dengan berbagai hidangan berbahan dasar daging kurban. Namun, konsumsi daging secara berlebihan se
3 Rekomendasi Wisata Taman Nasional di Indonesia versi Ramon Tungka
JAKARTA - Sudah pernahkah kamu berwisata ke taman nasional? Sensasi alam dengan ekosistem asli begitu melekat saat menyambangi wisata yang satu ini. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan K
Ancol Targetkan 30.000 Kunjungan Wisatawan di Libur Idul Adha 2026
JAKARTA - Kawasan Wisata Ancol menargetkan puluhan ribu wisatawan memadati area rekreasi selama libur Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk memproyeksikan jumlah kunjungan me
Idul Adha 1447 H, Polres Inhu Gelar Sholat Ied Dan Potong Hewan Qurban Berasal Dari Peternak Ketahanan Pangan Binaan
INHU - Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti Lapangan Apel Mapolres Indragiri Hulu pada Rabu pagi, 27/5/2026. Sejak pukul 07.30 WIB, jajaran personel Polres Inhu bersama Bhayangkari dan ma
Qurban Idul Adha 1447 H, Sedinginan Potong 70 Sapi Dan 10 Ekor Kambing
Rohil-Idul Adha 1447 H, Kelurahan Sedinginan Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rohil, menyembelih 70 ekor sapi dan 10 ekor kambing pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijrah, Rabu (27/5/26). Penyembeliha