Jumat, 26 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • KPK dan Aparat Hukum Perlu Bentuk Program Pencegahan Korupsi

Nasional

KPK dan Aparat Hukum Perlu Bentuk Program Pencegahan Korupsi

Jumat, 22 Apr 2016 10:48
okezone.com
Panitera PN Jakpus Edy Nasution saat meninggalkan gedung KPK

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan Panitera/Sekretaris Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Edy Nasution. Bukan kali pertama ini saja, lembaga peradilan tercoreng praktik suap dalam penanganan sebuah perkara hingga akhirnya dicokok KPK.

Peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK), Miko Susanto Ginting mengatakan, Mahkamah Agung (MA) selaku lembaga peradilan tertinggi di republik ini harus membantu lembaga antirasuah itu menindak para pejabatnya yang tergiur uang saat menangani perkara.

"Pertama tentu melakukan langkah kerja sama dengan KPK untuk kemudian menindak mereka yang nakal. MA harus menunjukan sikap kooperatif ke KPK dengan membuka semua informasi yang dibutuhkan," kata Miko saat berbincang dengan Okezone, Jumat (22/4/2016).

Selanjutnya, lembaga yang kini dipimpin Hatta Ali itu mesti segera membuat kerjasama dengan KPK dalam bentuk program-program pencegahan. Sehingga, praktik suap ke pejabat di PN Jakarta Pusat seperti yang baru saja dibongkar KPK tak terulang.

"Perlu menyusun peta jalan pencegahan agar kasus ini tak terulang. Pembuatan peta jalan ini dengan mengidentifikasi potensi-potensi atau celah penyalahgunaan kewenganan di titik mana saja. Saya kira MA tak perlu resisten, karena ini kan menyangkut pembinaan institusi sendiri," tukas dia.

Untuk diketahui, KPK hari ini resmi menetapkan Panitera/Sekretaris Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Edy Nasution, dan seorang swasta bernama Doddy Aryanto Supeno sebagai tersangka usai tertangkap tangan.

Saat ditangkap, Edy baru saja menerima uang sebesar Rp50 juta dari Deddy. Uang yang disinyalir bukan pemberian pertama ini‎ diduga merupakan 'pelicin' untuk pendaftaran atau pengajuan perkara peninjauan kembali (PK) di PN Jakarta Pusat. (okezone.com)

nasional
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Jun 2026 09:30

    Mabes TNI Peringati Tahun Baru Islam 1448 H Perkuat Spirit Pengabdian dan Profesionalisme Prajurit

    Jakarta-Mabes TNI menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1448 H yang diikuti para Pejabat Utama, Prajurit, dan PNS Mabes TNI di Masjid Panglima Soedirman, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (24/6

  • Senin, 01 Jun 2026 18:53

    Panglima TNI Hadiri Upacara Pemakaman Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu

    Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan menghadiri upacara pemakaman militer Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014 s.

  • Kamis, 21 Mei 2026 17:50

    IPA Convex 2026: PHR Paparkan Keunggulan Operasi dan Inovasi untuk Mencapai Prestasi Produksi Regional 1 Sumatra

    Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), bagian dari Subholding Upstream Pertamina, berpartisipasi aktif dalam ajang bergengsi Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition 2026. Sebuah per

  • Sabtu, 25 Apr 2026 05:53

    PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi

    Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b

  • Selasa, 14 Apr 2026 18:47

    Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

    JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.