Nasional
Kaesang Tolak Kostum Takziahnya ke Ani Yudhoyono Dibandingkan dengan Sandiaga
Senin, 03 Jun 2019 11:08
Dilihat detikcom, Senin (3/6/2019), pro kontra itu berawal dari kritikan warganet yang menilai celana jeans dan baju lengan panjang warna hitam yang dikenakan Kaesang tak sopan. Atas kritikan itu Kaesang pun berulang kali menyampaikan permintaan maaf dengan membalas cuitan warganet di Twitter.
"@kaesangp kok celananya Jin Bro. ? Mustinya celana dasar kain dan ada topi," tulis salah satu akun.
"Aku jadi Penasaran krn banyak Polemik mengenai kostum @kaesangp yg dinyinyirkan oleh para Kampret Gurun dibanding @sandiuno. Sama2 datang utk Bertakziah. Nah sekarang menurut anda, mana yg lebih Sopan? 1. Kaesang dgn Jeans.........RT 🔁 2. Sandi dgn celana pendek...Like ❤," tulis akun @APLpangeran1.
Kaesang pun lantas membalas cuitan itu. Dia meminta warganet untuk tidak membandingkan kostumnya saat melayat ke Ibu Ani dengan kostum Sandiaga saat melayat ke mantan Kapolri Jenderal Awaloedin Jamin.
"Sudah sudah, tidak usah membandingkan. Tidak bakal ada selesainya. Yang penting jangan lupa mendoakan bagi orang yang sudah mendahului kita 🙏🏼🙏🏼," balas Kaesang.
Juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade, mengatakan cawapres nomor urut 02 itu tak bermaksud tidak menghormati sang jenderal. Saat itu kondisi yang serba mendadak memaksa Sandiaga untuk melayat dengan menggunakan baju olahraganya saja.
"Bang Sandi waktu itu lagi lari lewat depan rumah almarhum. Kebetulan Bang Sandi rute larinya lewatin rumah Pak Awaloedin. Terus Bang Sandi dipanggil sama omnya, Prof Arief Rachman disuruh ikut masuk baca Al-Fatihah dulu. Jadi sangat mendadak dan nggak terencana. Di situ posisinya Bang Sandi nggak bawa baju koko atau baju ganti dan juga nggak bawa mobil karena kan niatnya lari. Jadi terpaksa pakai baju olahraganya," ujar Andre saat dimintai konfirmasi, (Minggu (10/2).
Sumber: detik.com
nasional
Pegawai PNM Pelalawan Tenggelam di Sungai Indragiri saat Survei Kebun
RENGAT-Diduga akibat sarat muatan, pegawai lembaga pembiayaan non-bank Pemodalan Nasional Madani (PNM) Ukui Kabupaten Pelalawan Ardi Yahya (34) tenggelam di Sungai Indragiri. Persisnya di Desa Pasir S
Rumah Petak dan Mobil Pikap Ludes Terbakar di Marpoyan Damai
PEKANBARU-Satu unit rumah petak dan sebuah mobil pikap terbakar di Jalan Mesjid Sirathal Mustakim, RT 004 RW 014, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Selasa (19/5/20
Bhabinkamtibmas Beri Motivasi Petani Cabai untuk Tingkatkan Hasil Panen
PELALAWAN â€" Jajaran Polres Pelalawan melalui Polsek Pangkalan Lesung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah hukumnya. Salah satu upaya tersebut dilakukan d
FBN Riau Dilantik, Kepala Kesbangpol Harap Jadi Garda Terdepan Cegah Degradasi Moral dan Peredaran Narkoba
PEKANBARU-Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Boby Rahmat hadiri pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Bela Negara (FBN) Provinsi Riau. Kegiatan ini dirangkai
Orgen Tunggal Malam di Deluk, Polisi Amankan Seorang Pengguna Narkoba
BENGKALIS-Satres Narkoba Polres Bengkalis bersama Tim Raga, Samapta Polres Bengkalis serta gabungan personel Polsek Bantan mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengguna perusak saraf jenis sab