Rabu, 17 Jun 2026

Kasus Dwelling Time Itu Masalah Klasik

Sabtu, 01 Agu 2015 11:00
Okezone
Diskusi Warung Daun dengan Tema Ngeri-Ngeri Sedap Dwelling Time

JAKARTA-Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Wahyu Hidayat mengungkapkan bahwa masalah waktu bongkar muat peti kemas atau dwelling time ekspor-impor di sebuah pelabuhan merupakan masalah klasik, termasuk di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Ini masalah dwelling time dari dulu, lama penumpukkan barang sampai berhari-hari untuk barang itu keluar. Persoalan hanya pada waktu pertama di bongkar muat barang," tuturnya dalam Diskusi Polemik 'Ngeri-Ngeri Sedap Dwelling Time' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2015).

Menurut Wahyu yang memang punya pengalaman menjadi kepala otoritas di tiga pelabuhan ini mengatakan agar harus ada ketegasan dari pihak-pihak terkait bahwa pelabuhan itu harus dijadikan tempat bongkar muat barang bukan justru tempat penumpukan barang.

"Pelabuhan harus jadi tempat bongkar muat barang, bukan penumpukan barang. Di pelabuhan harus ada ketegasan, sampai kapan boleh penumpukan barang," ujarnya.

Untuk itu, dirinya menyarankan agar ada sebuah sistem yang dibangun dalam bongkar muat di pelabuhan. Bahkan, dia sudah memiliki sebuah konsep yang bisa dijalankan di pelabuhan dan akan dipaparkan kepada pejabat-pejabat yang terkait dalam masalah dwelling time ini.

"Jadi waktu saya jadi kepala otoritas pelabuhan kalau di Priok saya minta bisa memonitor dari HP, memang ini hanya insidentil. Tapi kan gak bisa gitu, harus ada sistem yang dibangun," tukas Wahyu.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jun 2026 16:39

    Di Bawah Gerimis, Mahasiswa Saling Dorong dengan Polisi di Depan Pagar Masuk Gedung DPRD Riau

    PEKANBARU - Personel polisi mengambil sikap siaga mendapati dorongan mahasiswa yang ingin masuk ke gedung DPRD Riau, Rabu (17/6/2026).Mahasiswa mendesak masuk untuk menyampaikan aspirasi namun belum a

  • Rabu, 17 Jun 2026 16:15

    4 Pengedar Sabu Diciduk Bergantian di Kawasan Pangeran Hidayat Pekanbaru

    PEKANBARU - Gang-gang sempit di kawasan Pangeran Hidayat atau yang dikenal sebagai Panger, di Kota Pekanbaru, masih menjadi perhatian aparat kepolisian dari Ditres Narkoba Polda Riau.Dalam rentang lim

  • Rabu, 17 Jun 2026 16:13

    Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Rohil Santuni Korban Kecelakaan yang Alami Cacat Permanen

    TANAH PUTIH-Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Rokan Hilir melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan mengunjungi masyarakat korban kecelakaan lalu

  • Rabu, 17 Jun 2026 15:33

    Dunia Hari Ini: Seorang Seniman yang Menyindir Putin Ditembak Mati.

    Laporan utama kita awali dari Rusia.Kritik Putin, seniman Rusia ditembak matiPejabat Polandia mengatakan seorang seniman Rusia yang dikenal karena satirnya terhadap Presiden Vladimir Putin ditembak ma

  • Rabu, 17 Jun 2026 15:18

    Ibu yang Eksploitasi Anak Jadi Manusia Silver di Riau Jadi Tersangka

    Satreskrim Polres Pelalawan menetapkan wanita inisial SM (31) sebagai tersangka kasus dugaan eksploitasi anak di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Tersangka SM menjadikan tiga anaknya sebagai pe

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.