Jumat, 31 Jul 2026
  • Home
  • Nasional
  • Kuota Diklat Koperasi Merah Putih Gelombang Kedua Bakal Dipangkas

Nasional,

Kuota Diklat Koperasi Merah Putih Gelombang Kedua Bakal Dipangkas

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 31 Jul 2026 14:33
Kuota peserta untuk Diklat Koperasi Merah Putih gelombang kedua dipastikan berkurang dibanding gelombang pertama.
Kepastian ini disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Letjen TNI Tri Budi Utomo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (31/7/2026). Ia tidak menyebutkan jumlah pengurangannya.Pemerintah sebelumnya telah menuntaskan gelombang pertama program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) bagi calon manajer koperasi desa/kelurahan dan kampung nelayan Merah Putih. Setelah penutupan gelombang pertama, persiapan untuk tahap berikutnya langsung digelar.

Menurut Tri Budi, pelaksanaan diklat gelombang kedua masih menunggu keputusan panitia pusat yang dibahas pada hari yang sama. Pemerintah telah menyiapkan calon peserta melalui talent pool hasil seleksi bersama.

Keputusan final mengenai besaran kuota akan diputuskan panitia pusat dalam rapat yang dijadwalkan berlangsung siang hari itu. Tri Budi menegaskan pengurangan kuota tidak signifikan.

"Diklat gelombang kedua ini masih kita menunggu dari panitia pusat, yang nanti siang akan dirapatkan. Tetapi kita sudah menyiapkan personel-personel tersebut di dalam talent pool yang sudah disiapkan, yang kemarin juga kita sudah melakukan seleksi bersama-sama," ucap Tri Budi.

"Kuotanya mungkin beda sedikit saja. Ya, kuotanya beda sedikit. Kalau kemarin hampir seimbanglah, ya. Tapi kurang sedikit ya," kata Tri Budi.Evaluasi Tahap I: Durasi Diklat Menjadi 1,5 Bulan
Pelaksanaan gelombang pertama menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan pada tahap berikutnya. Tri Budi menyebut penyesuaian utama ada pada durasi penyelenggaraan diklat yang ditetapkan 1,5 bulan.

"Terkait dengan evaluasi, memang sudah ada pada saat kita pendidikan awal, kita sudah mengevaluasi bahwa kegiatan tersebut adalah kegiatan Bela Negara. Sehingga pelaksanaan yang tadinya mencapai waktu yang sudah ditentukan, ya kita kurangi menjadi satu setengah bulan," jelas Tri Budi.

"Di mana satu setengah bulan tersebut satu bulan adalah waktu pendidikan dan latihannya Bela Negara, kemudian dua minggunya itu adalah pendidikan manajemen kepada perkoperasian, baik itu dari Agrinas Jaladri ataupun Agrinas Pangan, seperti itu," sambungnya.

Adapun pada gelombang pertama, rangkaian diklat berlangsung 17 Juni hingga 31 Juli 2026. Pelatihan bela negara digelar 17 Juni-16 Juli 2026, disusul pelatihan manajerial 17-31 Juli 2026.Data Peserta Diklat Koperasi Merah Putih Gelombang Pertama
Semula program ini dialokasikan untuk 35.476 peserta, terdiri dari 30.000 calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan 5.476 calon manajer Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP).

Dari alokasi tersebut, 1.691 orang tidak hadir sehingga peserta yang mengikuti diklat berjumlah 33.785 orang.

Seluruh peserta yang mengikuti diklat dinyatakan lulus. Rinciannya, 28.626 peserta KDKMP dan 5.159 peserta KNMP.(merdeka.com)
Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/read/8258831/kuota-diklat-koperasi-merah-putih-gelombang-kedua-bakal-dipangkas

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki