Nasional
Lebih dari 20 Buronan Indonesia Masih Sembunyi di Luar Negeri
Rabu, 09 Nov 2016 09:51
NUSA DUA - Kepala Biro Misi Internasional Divhubinter Polri mengatakan, buronan Indonesia yang kabur ke luar negeri jumlahnya cukup banyak. Kasus yang menjerat mereka bukan hanya korupsi, tapi juga narkotika, BLBI, hingga kejahatan konvensional.
"Cukup banyak ya mungkin lebih dari 20 orang," katanya di BNDCC Nusa Dua, Bali, Rabu (9/11/2016).
BERITA REKOMENDASI
Interpol China Sambangi Balikpapan Periksa 42 Warga Negaranya
Alasan Jaksa Agung Sulit Eksekusi Buronan Koruptor
Pemerintah Minta Buronan Indonesia Segera Menyerah
Berdasarkan data dari Humas Polri, Interpol sudah memublikasikan 599 red notices buronan internasional. Dari 599 data publikasi tersebut, Indonesia memublikasikan 83 data. Namun atas kerja sama dengan negara peserta Interpol, 11 orang telah berhasil ditangkap.
"Mereka (buronan) biasanya ke negara-negara yang sulit untuk dijangkau oleh kita. Kesulitan kita karena sistem hukumnya beda, politiknya juga beda, hubungan antarnegara juga beda ada yang akrab, ada yang biasa saja. Yang akrab koordinasinya mudah, ada juga yang sulit karena berbagai kendala," katanya.
Untuk buronan kasus kriminal murni, terkadang membutuhkan negosiasi antarnegara melalui Kementerian Luar Negeri. "Yang sifatnya kriminal murni, apa saja tapi selama itu masih belum masuk ke kebijakan politik luar negeri satu negara. Kalau sudah kebijakan politik suatu negara itu kita koordinasi dengan Kemlu dan Kemlu yang jadi vokal poinnya di situ," jelasnya.
"Kita cuma mendampingi Kemlu. Misalnya Kemlu setelah ada pembicaraan antarnegara kemudian eksekusinya misalnya dua negara sepakat oke, ini yang harus kita lakukan eksekusinya, baru Kemlu libatkan polisi di situ atau NCB (National Central Biro) Interpol," jelasnya.
Berikut nama-nama buronan Indonesia yang berhasil ditangkap atas kerja sama negara anggota Interpol:
- Samadikun Hartono dari China (2016)
- Hartawan Aluwi dari Singapura (2016)
- Dimitar Nikolov Iliev dari Serbia (2016)
- Totok Ari Prabowo dari Kamboja (2016)
- Adrian Kiki Ariawan dari Autralia (2014)
- Sherny Kojongian dari USA (2012)
- David Nusa Wijaya dari USA
- Peter Dundas Walbran dari Autralia (2011)
- Anggodo Wijoyo dari China
- Gayus Tambunan dari Singapura
- Nazarudin dari Colombia (2009) (okzone.com)
nasional
Pegawai PNM Pelalawan Tenggelam di Sungai Indragiri saat Survei Kebun
RENGAT-Diduga akibat sarat muatan, pegawai lembaga pembiayaan non-bank Pemodalan Nasional Madani (PNM) Ukui Kabupaten Pelalawan Ardi Yahya (34) tenggelam di Sungai Indragiri. Persisnya di Desa Pasir S
Rumah Petak dan Mobil Pikap Ludes Terbakar di Marpoyan Damai
PEKANBARU-Satu unit rumah petak dan sebuah mobil pikap terbakar di Jalan Mesjid Sirathal Mustakim, RT 004 RW 014, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Selasa (19/5/20
Bhabinkamtibmas Beri Motivasi Petani Cabai untuk Tingkatkan Hasil Panen
PELALAWAN â€" Jajaran Polres Pelalawan melalui Polsek Pangkalan Lesung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah hukumnya. Salah satu upaya tersebut dilakukan d
FBN Riau Dilantik, Kepala Kesbangpol Harap Jadi Garda Terdepan Cegah Degradasi Moral dan Peredaran Narkoba
PEKANBARU-Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Boby Rahmat hadiri pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Bela Negara (FBN) Provinsi Riau. Kegiatan ini dirangkai
Orgen Tunggal Malam di Deluk, Polisi Amankan Seorang Pengguna Narkoba
BENGKALIS-Satres Narkoba Polres Bengkalis bersama Tim Raga, Samapta Polres Bengkalis serta gabungan personel Polsek Bantan mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengguna perusak saraf jenis sab