Pemerintah Minta Masyarakat Kurangi Mobilitas Cegah Penularan Covid-19
Admin
Jumat, 28 Jan 2022 16:05
Pemerintah meminta warga mengurangi mobilitas guna menekan risiko penularan Covid-19 setelah angka kasus infeksi SARS-CoV-2 nasional bertambah 7.010 pada Rabu (26/1) dan 8.077 kasus pada Kamis (27/1).
"Anjuran ini dilakukan sebagai upaya untuk memutus mata rantai persebaran Covid-19," kata Jodi Mahardi, Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan selaku Wakil Ketua Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, dilansir antara, Jumat (28/1).
Transmisi lokal mendominasi terjadinya kasus hari ini. Hal ini kemungkinan besar disebabkan masih tingginya mobilitas di masyarakat dan abainya masyarakat terhadap protokol kesehatan sehingga persebaran, transmisi dan begitu cepat.
Ia mengatakan, pemerintah juga menganjurkan warga yang sudah menerima suntikan dua dosis vaksin Covid-19 dan bisa mendapat vaksinasi penguat segera mendatangi fasilitas pelayanan vaksinasi yang disediakan oleh pemerintah. Jodi mengatakan bahwa pemerintah setiap pekan melakukan penilaian untuk menetapkan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat serta kebijakan-kebijakan lain yang ditujukan untuk mencegah lonjakan penularan Covid-19.
"Apa yang dikerjakan oleh pemerintah tentunya harus dilakukan dengan tepat dan terukur," katanya.
"Pemerintah akan tetap menggunakan alat ini sebagai kontrol," ia menambahkan.