Jumat, 12 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Perbedaan Awal Ramadhan, MUI Ingatkan Sikap Toleran Empat Imam Mazhab

Peristiwa

Perbedaan Awal Ramadhan, MUI Ingatkan Sikap Toleran Empat Imam Mazhab

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 18 Feb 2026 10:27
(FotoOkezone.com)
JAKARTA â€" Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menyatakan, umat Islam sudah terbiasa dengan perbedaan pendapat. Salah satu yang mencolok adalah terkait pandangan empat mazhab.

Hal itu disampaikan Anwar Abbas saat merespons adanya perbedaan penentuan awal Ramadhan 1447 Hijriah.

"Salah satu hal menarik dari mereka adalah sikap toleran yang telah mereka perlihatkan kepada kita," kata Anwar, Rabu (18/2/2026).

Menurutnya, meski memiliki perbedaan pandangan dalam banyak hal, mereka tetap saling menghormati dan tidak memaksakan pendapatnya kepada yang lain.

"Hal itu bisa terjadi karena mereka, selain sangat mengutamakan ukhuwah islamiyah, juga melihat perbedaan pendapat tersebut bukan sebagai sebuah bencana atau malapetaka, melainkan sebuah rahmat," ujarnya.

"Oleh karena itu, mereka tidak pernah disibukkan oleh perbedaan, apalagi menjadikan perbedaan itu sebagai dasar untuk memvonis atau menyalahkan pihak lain," sambungnya.

Ia kemudian mencontohkan Imam Syafi'i yang menggunakan qunut dalam salat Subuh dan Imam Abu Hanifah yang tidak membaca qunut.

Ketika Imam Syafi'i berziarah ke makam Imam Abu Hanifah di Baghdad, dalam kesempatan tersebut Imam Syafi'i tidak membaca qunut saat salat Subuh dengan alasan menghormati Imam Abu Hanifah.

"Hal serupa juga diperlihatkan Imam Ahmad bin Hanbal kepada Imam Syafi'i. Kita tahu beliau berdua sering berbeda pendapat dalam masalah fikih, tetapi meskipun demikian, Imam Ahmad bin Hanbal menyatakan bahwa beliau selalu mendoakan Imam Syafi'i dalam salatnya. Bahkan hal itu sudah beliau lakukan selama 40 tahun," ucapnya.

Akan hal itu, menurut Anwar Abbas, sebagai pengikut imam-imam tersebut, seharusnya kita tetap menghormati perbedaan awal Ramadan ini demi terciptanya kerukunan.

"Oleh karena itu, sikap terbaik yang perlu kita lakukan adalah mengembangkan sikap saling hormat-menghormati di antara kita karena memang dengan cara seperti itulah kita akan dapat menegakkan ketertiban, ukhuwah islamiyah, serta persatuan dan kesatuan yang baik dan kuat di antara kita," pungkasnya.
Sumber: (Okezone.com)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.