Minggu, 07 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Peringatan Dini Gelombang Tinggi, Pantai Santolo Garut Sepi

Nasional

Peringatan Dini Gelombang Tinggi, Pantai Santolo Garut Sepi

Kamis, 27 Des 2018 15:18
Istimewa
Garut - Adanya peringatan dini mengenai gelombang tinggi, kawasan Pantai Selatan Garut, Jawa Barat, sepi pengunjung. Para pemilik penginapan mengeluh omzetnya menurun.

Seperti dirasakan Bayu (23), seorang pemilik penginapan di kawasan Pantai Santolo. Bayu mengaku Pantai Santolo pada liburan ini sepi pengunjung.

"Sepi gara-gara isu katanya gelombang tinggi, padahal normal. Aman-aman saja," ujar Bayu kepada detikcom di Pantai Santolo, Kecamatan Cikelet, Kamis (27/12/2018).

Bayu menyebut peringatan dini gelombang pasang menjadi penyebab sepinya pengunjung. Padahal, sambung Bayu, tidak ada pengaruh tsunami di Selat Sunda terhadap gelombang di Pantai Santolo.

"Enggak ada sama sekali pengaruhnya. Ini bisa dilihat sendiri gelombangnya aman," katanya.

Sepinya pengunjung berdampak terhadap sepinya penginapan di sekitaran pantai. Bayu mengatakan biasanya di musim libur, ada 50 hingga 100 orang yang menginap.

"Sekarang mah paling ada 20 orangan. Sama aja kayak hari biasa," ujar Bayu.

Bayu berharap pemerintah memberikan pernyataan bahwa Pantai Santolo aman dikunjungi.

"Ini yang kena dampak ya kami ini masyarakat kecil. Penghasilan jadi sepi. Kami minta tolong diberantas penyebar isu Pantai Santolo tidak aman," pungkas Bayu.

Selasa lalu (25/12/2018), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait adanya potensi gelombang tinggi di seluruh perairan Indonesia. Tinggi gelombang diperkirakan mencapai 4 meter.

Potensi itu disebut BMKG disebabkan adanya pola kecepatan angin di sejumlah wilayah. Imbasnya, gelombang tinggi diprediksi bakal mencapai area pantai sejumlah wilayah dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia.

Potensi gelombang tinggi itu disebut BMKG terjadi sejak 24 Desember 2018 hingga 27 Desember 2018 sekitar pukul 07.00 WIB. Tingginya gelombang yang mencapai daratan diperkirakan bervariasi mulai dari 1,25 meter hingga 4 meter.


(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 06 Jun 2026 16:43

    Plt Gubri Minta Pohon Sudah Ditanam di Kawasan Stadion Utama Harus Dirawat

    PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto mengingatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau agar tidak menjadikan kegiatan menanam pohon hanya sebatas kegiatan

  • Sabtu, 06 Jun 2026 15:45

    Laka Maut Toyota Hiace Seruduk Belakang Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, Lima Orang Meninggal Dunia

    PEKANBARU - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai KM 46+200 Jalur A, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.Peristiwa tersebut melibatkan

  • Sabtu, 06 Jun 2026 15:32

    Catat! Prabowo Ingatkan Kembali Jajarannya untuk Tidak Korupsi

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto berulang kali berpesan kepada seluruh jajarannya untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi. Bahkan, tugas berat saat ini adalah harus melawan korupsi.Pesan Prabow

  • Sabtu, 06 Jun 2026 15:14

    Dikirimkan berita Puspen TNI, terimakasih atas bantuannya.

    Wapang TNI Tinjau Yonif TP 842/Badak Sakti, Dukung Pertahanan dan Ekonomi Daerah (Puspen TNI). Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R didampingi Wakasad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa d

  • Sabtu, 06 Jun 2026 15:06

    Pria 47 Tahun Cabuli Bocah Laki di Cikarang Barat Jadi Tersangka

    Jakarta - Polisi menangkap pria berinisial N (47) usai mencabuli seorang bocah laki-laki di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.Kapolres Metro

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.