Projo: Ada Musuh dalam Pemerintahan Jokowi
Minggu, 23 Agu 2015 19:01
JAKARTA - Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengatakan, ada musuh dalam pemerintahan Jokowi yang kini harus dilawan antara lain pengusaha hitam, penyabotase birokrasi dan para pembajak nawacita.
"Dengan kondisi saat ini di mana ekonomi sangat berat, tidak ada pilihan lain bagi Projo selain mengawal pemerintahan Jokowi dengan tidak main-main lagi, karena musuh Jokowi ada di pemerintahan antara lain pengusaha hitam, penyabotase birokrasi dan para pelenceng atau pembajak nawa cita," tegas Budi Arie dalam acara perayaan satu tahun berdirinya ormas Projo, di Jakarta, Minggu (23/8/2015).
Budi enggan spesifik menyebut siapa musuh dalam pemerintahan Jokowi itu. Namun dia menegaskan musuh dalam pemerintahan Jokowi ini menjadi tantangan terberat Projo dalam mengawal pemerintahan Jokowi.
Terlebih saat ini, kata dia, ada ancaman serius bagi implementasi program pemerintahan Jokowi.
"Hari ini kita sudah melihat gagasan program pemerintahan dalam kampanye dibelokkan. Ada ancaman serius bagi program pemerintahan dan tantangan ini tidak main-main karena itu kita bulatkan tekad menghadapi rongrongan pemerintahan yang munculnya dari dalam pemerintahan itu sendiri," urai dia.
Menurut Budi, pertarungan kala pilpres jauh lebih mudah karena saat itu jelas siapa yang menjadi lawan dari Jokowi. Sementara kondisi saat ini sudah tidak jelas siapa lawan siapa kawan.
"Kita harus ingat kegagalan pemerintahan adalah kegagalan harapan rakyat. Sehingga kita harus memastikan keberhasilan pemerintah," tegas dia.
Dia menekankan di masa krisis seperti sekarang ini, akan tampak jelas kepemimpinan di berbagai lini pemerintahan Kabinet Kerja.
Pada gilirannya, kata dia, akan terlihat siapa pembantu presiden Jokowi yang hanya mencari keuntungan pribadi dan golongan serta mencari selamat.
"Nanti akan kelihatan sekali pembantu dan orang di sekitar pemerintahan mana yang tangguh, mana yang mencari selamat dan mana yang mencari keuntungan sendiri dan untuk kelompoknya. Kalau Jokowi kita tidak ragu lagi beliau akan mengabadikan diri untuk rakyat," tegasnya.
IPA Convex 2026: PHR Paparkan Keunggulan Operasi dan Inovasi untuk Mencapai Prestasi Produksi Regional 1 Sumatra
Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), bagian dari Subholding Upstream Pertamina, berpartisipasi aktif dalam ajang bergengsi Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition 2026. Sebuah per
PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi
Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem
Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas
Jakarta-Prof Dr Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) periode 2025-2030.Menteri Perta
Kemenhan Fasilitasi Retret Bela Negara 200 Wartawan Sambut HPN 2026
JAKARTA-Kementerian Pertahanan RI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyiapkan retret khusus wartawan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada akhir Januari atau awal Febr