Selasa, 19 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Saat PP Muhammadiyah Tuntut Pertanggungjawaban Senayan

Nasional

Saat PP Muhammadiyah Tuntut Pertanggungjawaban Senayan

Jumat, 31 Mei 2019 08:58
Detik.com
Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir.
YOGYAKARTA - PP Muhammadiyah kembali menyampaikan pernyataan soal panasnya suhu perpolitikan pasca Pemilu 2019. Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menilai para politisi di Senayan yang bertanggungjawab.

"Yang di Senayan ini, partai-partai politik juga untuk ikut bertanggungjawab," kata Ketua Umum (Ketum) PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, kepada wartawan di Kantor PP Muhammadiyah Jalan Cik Ditiro No 23 Yogyakarta, Kamis (30/5/2019).

Haedar meminta segenap elemen bangsa bersama-sama untuk menahan diri dalam menyikapi perpolitikan nasional terkini. Ia juga meminta setiap komponen bangsa untuk mencegah mobilisasi massa untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"(Kita) secara kolektif bersama yang lain untuk mencegah mobilisasi massa yang punya peluang akhirnya pada kerusuhan lagi, dan berbagai macam kejadian yang kalau sudah jatuh korban itu kan semuanya menjadi harus bertanggungjawab," katanya.

Menurut Haedar, kunci meredam suhu perpolitikan nasional yang kian memanas sebenarnya berada di tangan elite bangsa. Sebab, kalangan elite yang selama ini kerap mengeluarkan pernyataan-pernyataan kontroversial.

"Kalau masyarakat itu pada umumnya sudah diam, masyarakat itu sudah tenang. Tapi elite ini masih ada geliat di dalam hasrat-hasrat politiknya," ungkap Haedar.

Akibat provokasi-provokasi para elite, kata Haedar, kini banyak masyarakat yang mencemaskan kondisi bangsa yang mulai renggang.

"Orang sudah mulai cemas tentang Aceh. Jadi jangan sampai luka yang dulu begitu dalam itu kemudian muncul kembali," papar Haedar.

"Saya sudah diberi masukan juga oleh beberapa tokoh agar soal Aceh ini tolong betul-betul jangan sampai terus dipanas-panasi oleh berbagai hal yang kemudian nanti kita susah kembali," tutupnya.


Sumber: detik.com

nasional
Berita Terkait
  • Selasa, 19 Mei 2026 16:47

    Pegawai PNM Pelalawan Tenggelam di Sungai Indragiri saat Survei Kebun

    RENGAT-Diduga akibat sarat muatan, pegawai lembaga pembiayaan non-bank Pemodalan Nasional Madani (PNM) Ukui Kabupaten Pelalawan Ardi Yahya (34) tenggelam di Sungai Indragiri. Persisnya di Desa Pasir S

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:26

    Rumah Petak dan Mobil Pikap Ludes Terbakar di Marpoyan Damai

    PEKANBARU-Satu unit rumah petak dan sebuah mobil pikap terbakar di Jalan Mesjid Sirathal Mustakim, RT 004 RW 014, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Selasa (19/5/20

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:22

    Bhabinkamtibmas Beri Motivasi Petani Cabai untuk Tingkatkan Hasil Panen

    PELALAWAN â€" Jajaran Polres Pelalawan melalui Polsek Pangkalan Lesung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah hukumnya. Salah satu upaya tersebut dilakukan d

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:15

    FBN Riau Dilantik, Kepala Kesbangpol Harap Jadi Garda Terdepan Cegah Degradasi Moral dan Peredaran Narkoba

    PEKANBARU-Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Boby Rahmat hadiri pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Bela Negara (FBN) Provinsi Riau. Kegiatan ini dirangkai

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:12

    Orgen Tunggal Malam di Deluk, Polisi Amankan Seorang Pengguna Narkoba

    BENGKALIS-Satres Narkoba Polres Bengkalis bersama Tim Raga, Samapta Polres Bengkalis serta gabungan personel Polsek Bantan mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengguna perusak saraf jenis sab

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.