Selasa, 19 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • TKN Jokowi Bela Polri Soal Pernyataan Sandi Hukum Tajam Cuma ke Oposisi

Nasional

TKN Jokowi Bela Polri Soal Pernyataan Sandi Hukum Tajam Cuma ke Oposisi

Jumat, 31 Mei 2019 14:53
Foto: Abdul Kadir Karding. (Dok TKN Jokowi-Maruf Amin).
JAKARTA - Cawapres Sandiaga Uno meminta proses penegakan hukum tak hanya tajam ke pihak oposisi. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin menegaskan banyak juga pro-pemerintah yang diproses hukum.

"Banyak juga yang dianggap pendukung 01 yang diproses hukum. Semisal ada yang diproses oleh KPK. Itu artinya tidak ada pengecualian dalam hukum," ujar Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding kepada wartawan, Jumat (31/5/2019).

Karding mengatakan, hukum tidak mengenal oposisi atau pihak pendukung pemerintah. Ia menegaskan, hukum berdasarkan fakta atau bukti-bukti hukum tindakan kejahatan.

"Kalau sekarang ini banyak yang diproses hukum dari pendukung 02, itu bukan berarti pemerintah tidak adil dalam proses hukum, tetapi itu lebih pada memang ada bukti yang kuat mereka telah melakukan kesalahan-kesalahan termasuk dalam banyak kasus. Mulai dari kepemilikan senjata, sampai pada dugaan makar," ujar Karding.

Seperti diketahui, beberapa pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga berurusan dengan hukum. Ada yang ditahan karena kasus senjata ilegal, kasus makar, hingga ujaran kebencian. Karding mengingatkan, siapapun yang tidak ingin bermasalah hukum, jangan melakukan tindak kejahatan.

"Prinsipnya kalau tidak mau diproses secara hukum ya jangan berbuat yang bertentangan dengan hukum," sebut Anggota DPR RI itu.

Karding pun memberi kritik atas pernyataan Sandiaga yang bernada menyudutkan pemerintah. Apa yang dilakukan polisi, kata dia, sudah tepat untuk menjaga keamanan bangsa.

"Jadi pernyataan saudara Sandi itu adalah pernyataan yang seakan-akan ingin melimpahkan kesalahan kepada pemerintah. Coba bayangkan, orang yang ingin melakukan kerusuhan atau provokasi atau ingin buat chaos aksi demokrasi, kalau tidak diproses hukum apa yang terjadi? Negara ini akan berbahaya," ucap Karding.

Politikus PKB ini pun memberi dukungan kepada Polri untuk memproses siapa saja pihak yang diduga dapat mengancam stabilitas negara. Karding meminta Polri untuk tidak mendengarkan narasi yang tengah dibangun oleh Sandiaga.

"Menurut saya, memang polisi jangan takut untuk memproses yang salah, proses terus. Biarkan anjing menggonggong kafilah tetap berlalu. Karena ini soal prinsip, soal orang-orang yang berpikiran aneh dan ingin menelurkan gerakan-gerakan yang aneh yaitu ingin membuat bangsa ini pecah, buat bangsa ini imagenya jelek, buat bangsa ini ricuh dan rusuh," tegasnya.

"Harus ditangkap. Kami berikan dukungan penuh kepada polisi, nggak usah dengerin omongan Sandiaga Uno," sambung Karding.

Sebelumnya diberitakan, Sandiaga mengatakan ia dan Prabowo tak mempermasalahkan jika ada pendukung mereka yang diproses oleh aparat penegak hukum. Namun, Sandiaga mengingatkan agar hukum tak cuma tajam ke oposisi.

"Saya dan Pak Prabowo memastikan bahwa apa yang dilakukan kami dan pendukung kami itu semua dalam koridor hukum. Jadi silakan aparat kepolisian melakukan investigasi, dan kita harapkan hukum ditegakkan seadil-adilnya," ucap Sandiaga di Mal Pelayanan Publik Provinsi DKI Jakarta, Jalan Epicentrum Selatan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (30/5).

"Kalau ada yang di luar koridor hukum, ditindak sesuai hukum. Tapi jangan hukum itu hanya tajam kepada oposisi tapi tidak menghadirkan rasa adil kepada masyarakat," tambah dia.


Sumber: detik.com

nasional
Berita Terkait
  • Selasa, 19 Mei 2026 16:47

    Pegawai PNM Pelalawan Tenggelam di Sungai Indragiri saat Survei Kebun

    RENGAT-Diduga akibat sarat muatan, pegawai lembaga pembiayaan non-bank Pemodalan Nasional Madani (PNM) Ukui Kabupaten Pelalawan Ardi Yahya (34) tenggelam di Sungai Indragiri. Persisnya di Desa Pasir S

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:26

    Rumah Petak dan Mobil Pikap Ludes Terbakar di Marpoyan Damai

    PEKANBARU-Satu unit rumah petak dan sebuah mobil pikap terbakar di Jalan Mesjid Sirathal Mustakim, RT 004 RW 014, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Selasa (19/5/20

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:22

    Bhabinkamtibmas Beri Motivasi Petani Cabai untuk Tingkatkan Hasil Panen

    PELALAWAN â€" Jajaran Polres Pelalawan melalui Polsek Pangkalan Lesung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah hukumnya. Salah satu upaya tersebut dilakukan d

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:15

    FBN Riau Dilantik, Kepala Kesbangpol Harap Jadi Garda Terdepan Cegah Degradasi Moral dan Peredaran Narkoba

    PEKANBARU-Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Boby Rahmat hadiri pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Bela Negara (FBN) Provinsi Riau. Kegiatan ini dirangkai

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:12

    Orgen Tunggal Malam di Deluk, Polisi Amankan Seorang Pengguna Narkoba

    BENGKALIS-Satres Narkoba Polres Bengkalis bersama Tim Raga, Samapta Polres Bengkalis serta gabungan personel Polsek Bantan mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengguna perusak saraf jenis sab

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.