Selasa, 26 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • TNI Dilibatkan Cari Pelaku Penyiram Air Keras ke Aktivis Kontras, Andrie Yunus

Peristiwa

TNI Dilibatkan Cari Pelaku Penyiram Air Keras ke Aktivis Kontras, Andrie Yunus

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 18 Mar 2026 09:56
(Net)
JAKARTA - TNI dilibatkan dalam penyelidikan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Kontras, Andrie Yunus. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Aulia Dwi Nasrullah menyatakan proses penyelidikan penyiraman air keras itu berjalan transparan demi menjaga kepercayaan publik.

Menurut Aulia, TNI sangat berupaya terbuka dalam proses penyelidikan agar masyarakat menyadari bahwa satuan itu profesional dalam menangani kasus penyiraman air keras tersebut.

"Cara kami menjaga (transparansi) tentunya dengan yang saya lakukan seperti sekarang ini. Jadi saya akan kembali undang kawan-kawan wartawan, dan hasil penyelidikan itu sekali lagi kita lakukan secara profesional dan nantinya akan transparan," kata Aulia saa bertemu awak media di Jakarta Pusat, Rabu.

Tidak hanya dalam proses penyelidikannya saja, dia memastikan transparansi akan terus dilakukan hingga proses sidang di pengadilan militer jika memang terbukti ada keterlibatan oknum TNI dalam peristiwa tersebut.

Aulia melanjutkan, alasan TNI terlibat dalam kasus penyiraman air keras ini karena banyak narasi yang berkembang di masyarakat seakan-akan menuduh TNI terlibat dalam aksi ini.

Opini yang berkembang tersebut, lanjut Aulia, merupakan sebuah temuan yang harus ditindaklanjuti TNI dengan cara ikut serta mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. "Tentunya kita tidak ingin ini menjadi opini yang berkembang di masyarakat," kata Aulia.

Aulia melanjutkan, proses penyelidikan kasus air keras kepada aktivis ini nantinya akan melibatkan beberapa satuan dari TNI.

Namun demikian, dia memastikan proses penyelidikan ini tidak sama dengan apa yang sedang berjalan di kepolisian.

"Kita lakukannya secara profesional, artinya dengan metode yang kita punya dari TNI. Sehingga ini kita akan lakukan secara profesional, tidak gegabah," kata Aulia.

Saat ditanya sudah sampai di mana proses penyelidikan yang telah dilakukan TNI, Aulia belum bisa menjelaskan dengan detail. "Masih dalam proses. Jadi nanti kawan-kawan wartawan mohon bersabar," jelas dia.
Sumber: (Republika.co.id)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.