Selasa, 19 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Tanggapi Peringatan Menhan, BPN: Yang Terganggu Bukan Kedaulatan Negara

Nasional

Tanggapi Peringatan Menhan, BPN: Yang Terganggu Bukan Kedaulatan Negara

Jumat, 31 Mei 2019 09:09
Detik.com
Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade
JAKARTA - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengingatkan agar jangan sampai dirinya ikut turun tangan terkait situasi keamanan negeri selepas pemilu. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menilai pernyataan Menhan tersebut kurang tepat karena yang terganggu pasca Pemilu 2019 bukan kedaulatan negara.

"Jadi yang mengganggu kedaulatan negara apa? Saya rasa nggak ada orang yang ingin membubarkan NKRI. Yang ada itu ada indikasi kecurangan luar biasa dalam pemilu ini, lalu rakyat protes, rakyat bersuara terhadap adanya indikasi kecurangan pemilu," ujar Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade, Kamis (30/5/2019).

Andre melanjutkan, karena adanya indikasi kecurangan pemilu yang dirasa oleh rakyat maka rakyat bersuara dan melakukan protes. Andre pun menegaskan jika protes yang dilakukan masyarakat tetap melalui jalur yang konstitusional.

"Jadi yang terganggu itu bukan kedaulatan negara, yang tertanggu itu karena rakyat bersuara dan BPN menempuh jalur-jalur konstitusional. Yang terganggu adalah orang-orang yang terindikasi mendapatkan kekuasaan dengan langkah-langkah kecurangan," katanya.

"Jadi ini nggak urusan dengan kedaulatan negara. Pendukung Prabowo-Sandi ini adalah orang-orang akan menjadi garda terdepan kalau kedaulatan negara ini terganggu oleh orang asing misalnya," lanjutnya.

Andre lalu menyoroti pernyataan Ryamizard yang mengingatkan agar jangan sampai Menteri Pertahanan turun dengan TNI sebagai alat pertahanan negara. Menurut Andre tidak ada urgensi yang membuat TNI harus turun tangan pasca Pemilu.

"Tidak ada urgensinya TNI turun, karena memang BPN, Pak Prabowo dan Bang Sandi itu kan berkomitmen bahwa jalan yang kita ambil ialah jalan konstitusional. Kami itu menggugat ke Mahkamah Konstitusi, bukan memakai mahkamah jalanan. Jadi saya ingin menjelaskan bahwa langkah kami ialah langkah konstitusional bukan makar seperti yang dibangun pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Ryamizard angkat bicara soal situasi keamanan negeri selepas pemilu. Dia mengimbau semua pihak untuk benar-benar menjaga ketertiban bangsa. Bila muncul kerusuhan seperti pada 21-22 Mei 2019, menurutnya, yang merugi adalah masyarakat.

"Saya imbau, sebagai Menteri Pertahanan, jangan sampai terpaksa turun. Kalau turun, alat saya TNI, alat pertahanan negara. Jadi kalau saya turun, tidak ada lagi negosiasi. Saya selesaikan sebaik-baiknya," kata Ryamizard di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (30/5).


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Selasa, 19 Mei 2026 16:47

    Pegawai PNM Pelalawan Tenggelam di Sungai Indragiri saat Survei Kebun

    RENGAT-Diduga akibat sarat muatan, pegawai lembaga pembiayaan non-bank Pemodalan Nasional Madani (PNM) Ukui Kabupaten Pelalawan Ardi Yahya (34) tenggelam di Sungai Indragiri. Persisnya di Desa Pasir S

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:26

    Rumah Petak dan Mobil Pikap Ludes Terbakar di Marpoyan Damai

    PEKANBARU-Satu unit rumah petak dan sebuah mobil pikap terbakar di Jalan Mesjid Sirathal Mustakim, RT 004 RW 014, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Selasa (19/5/20

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:22

    Bhabinkamtibmas Beri Motivasi Petani Cabai untuk Tingkatkan Hasil Panen

    PELALAWAN â€" Jajaran Polres Pelalawan melalui Polsek Pangkalan Lesung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah hukumnya. Salah satu upaya tersebut dilakukan d

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:15

    FBN Riau Dilantik, Kepala Kesbangpol Harap Jadi Garda Terdepan Cegah Degradasi Moral dan Peredaran Narkoba

    PEKANBARU-Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Boby Rahmat hadiri pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Bela Negara (FBN) Provinsi Riau. Kegiatan ini dirangkai

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:12

    Orgen Tunggal Malam di Deluk, Polisi Amankan Seorang Pengguna Narkoba

    BENGKALIS-Satres Narkoba Polres Bengkalis bersama Tim Raga, Samapta Polres Bengkalis serta gabungan personel Polsek Bantan mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengguna perusak saraf jenis sab

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.