Minggu, 05 Jul 2026
  • Home
  • Nasional
  • Tudingan soal Pencatutan Presiden Jokowi Membingungkan

Tudingan soal Pencatutan Presiden Jokowi Membingungkan

Sabtu, 14 Nov 2015 14:23
Antara
Wakil Ketua DPR Fadli Zon
JAKARTA - Hingga kini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said masih bungkam, soal politisi Senayan yang mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK) dalam perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai, mantan aktivis antikorupsi tersebut hanya ingin membuat gaduh Indonesia. Bahkan, dia mengaku binggung apa tujuan Sudirman Said tidak membeberkannya ke publik ataupun melaporkan ke aparat penegak hukum.

"Itu kan namanya membuat kegaduhan, jadi ketika menteri itu mengucapkan sesuatu harus tahu konsekuensinya. Pasti ada peryataan berikutnya, ada apa sih yang dia harapkan (Sudirman Said) tidak membuka ini (nama politisi yang catut nama Jokowi-JK)," ujar Fadli di Gedung Perpustakaan Nasional, Salemba, Jakarta, Sabtu (14/12/2015).

Wakil Ketua Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tersebut mengaku, di era ketebukaan nasional harusnya Sudirman Said membukan oknum politisi yang lancang tersebut. Pasalnya, jika mantan Direktur Utama PT Pindad bersikukuh tidak mengungkap ke publik, Jokowi juga akan terkena dampaknya, bagaimana Jokowi ingin ingin mewujudkan negara bersih.

"Ya, makanya ini kan jadi masalah. Sekarang ini era keterbukaan informasi publik. Jadi seharusnya bisa menjadi konsumsi," keluhnya.

Sebelumnya, Sudirman Said menyebut ada tokoh politik yang sangat berkuasa mencoba menjual nama Jokowi-JK kepada Freeport. Pencatutan nama itu dilakukan agar kontrak Freeport bisa segera diberikan.

Namun, Sudirman enggan menyebut siapa politisi yang coba menjual nama dua pimpinan tertinggi republik itu. Hanya, Sudirman mengatakan bahwa orang itu cukup terkenal.

JK tutur dia, tahu persis siapa orang yang coba menyeret-nyeret nama dua petinggi republik tersebut.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Minggu, 05 Jul 2026 09:02

    Bea Cukai Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 652 iPhon Bekas Ilegal dari Malaysia

    BENGKALIS,-Bea Cukai Bengkalis menggagalkan upaya penyelundupan 652 unit telepon seluler bekas merek iPhone yang diduga diimpor secara ilegal melalui Pelabuhan Internasional Bandar Sri Setia Raja (BSS

  • Sabtu, 04 Jul 2026 16:28

    Pramono Bocorkan Desain Jembatan Gembok Cinta di Rasuna Said

    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa kawasan Jalan HR Rasuna Said akan dilengkapi dengan tiga hingga empat jembatan yang dikenal sebagai "Gembok Cinta". Jembatan-jembatan ini akan

  • Sabtu, 04 Jul 2026 16:15

    Direktur Baru PTPN I Siapkan Lima Pilar Transformasi Perusahaan Menuju Agribisnis Modern

    Abdul Rivai Ras, Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I yang baru, telah mengumumkan inisiatif besar untuk memodernisasi perusahaan. Ia menyiapkan lima pilar transformasi strategis demi mempe

  • Sabtu, 04 Jul 2026 15:51

    Pengembangan Kelapa Genjah di Pesisir Penajam Paser Utara Dorong Ekonomi dan Ketahanan Pangan

    Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengambil langkah strategis dengan mengembangkan kelapa genjah di wilayah pesisir. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat se

  • Sabtu, 04 Jul 2026 15:50

    Ginda Burnama Minta Jangkauan Bus Listrik Pekanbaru Sampai ke Tiga Kabupaten

    PEKANBARU â€" Rencana Pemerintah Kota Pekanbaru mengoperasikan bus listrik mendapat perhatian dari Anggota DPRD Riau Daerah Pemilihan Pekanbaru, Ginda Burnama. Ia mengingatkan agar seluruh perencanaan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor