Aceh Dilanda Banjir, 25 Rumah Rusak
Senin, 14 Sep 2015 09:03
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, empat desa itu terdiri dari Desa Panteraya dan Uning Gemile di Kecamatan Wih Pesam. Kemudian Desa Karang Jadi dan Damaran Baru di Kecamatan Timpang Gajah.
Akibat banjir yang dipicu hujan deras itu, 25 rumah dikabarkan rusak. Di antaranya 14 unit rumah rusak berat, tujuh rusak sedang, dan empat rusak ringan.
Sutopo menambahkan, delapan kerbau juga hilang karena kejadian itu. Selain itu, dua motor rusak terendam.
Warga sendiri sudah mengungsi ke SD dan masjid yang aman dari banjir. BNPB mencatat jumlah korban yang mengungsi mencapai 262 jiwa. "Sebanyak 262 jiwa mengungsi di SD dan di masjid terdekat," ujar Sutopo, Senin (14/9/2015).
Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal
Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik
Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah
Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla
Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang
Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun
Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah
PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan
Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat
JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk