Jumat, 26 Jun 2026

Bakar Sampah, Nenek Tewas Terpanggang

Kamis, 10 Sep 2015 16:19
Koran SINDO
Jenazah nenek yang ditemukan tewas di hutan jati
KULONPROGO – Ponem Joyo Winoto, seorang nenek berusia 85 tahun, ditemukan tewas di ladangnya dalam kondisi terpanggang. Tubuh nenek renta warga Pergiwatu Wetan, Srikayangan, Sentolo, itu melepuh akibat terbakar sampah.

Diduga korban tidak kuasa lari saat api yang dibakar semakin besar dan mengepungnya. Tewasnya nenek ini pertama kali diketahui oleh Sugeng yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian. Saksi saat itu berusaha memadamkan api yang merembet cepat di sekitar rumahnya.

Menggunakan ember, ia berusaha memadamkan beberapa titik api. Hingga akhirnya Sugeng menemukan Nenek Ponem tewas di tengah lokasi terbakarnya sampah.

"Saat ditemukan katanya korban sudah meninggal. Bara api masih ada di setagen korban," jelas Tumirin, saksi yang lain, Kamis (10/9/2015).

Sebelum kejadian, kata dia, sejumlah warga sempat melihat korban berada di kebunnya yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Diduga korban membersihkan sampah daun jati yang berserakan dan membakarnya. Dikarenakan banyak daun kering dan angin bertiup kencang, api jadi semakin besar.

Kondisi itulah yang ditengarai menjadi penyebab kebakaran meluas. Korban yang ketika itu seorang diri kemungkinan terkepung api. Akibat tidak bisa memadamkan api, korban pingsan dan jatuh telentang sebelum akhirnya api membakarnya hingga tewas.

Kepala Desa Srikayangan Aris Puryanto mengatakan, sebenarnya keluarga korban sudah melarang agar tidak pergi ke kebun. Saat kejadian, anak-anak korban dan warga lain sedang sibuk di sawah menanam bawang merah. Diduga korban sendiri di rumah kemudian pergi ke ladang dan membakar sampah.

"Sebenarnya sudah diingatkan agar waspadai musim kemarau saat membakar sampah," ujarnya.

Aris mengungkapkan, kejadian ini merupakan kedua kalinya. Dua tahun lalu juga ada warga sekitar yang ditemukan tewas dalam kondisi terbakar.

Kapolsek Sentolo Kompol Slamet mengatakan, setelah mendapat laporan, pihaknya langsung mendatangi lokasi. Tim identifikasi bersama dengan Puskesmas Sentolo langsung melakukan pemeriksaan.

Hasilnya tidak ada tanda-tanda penganiayaan dan unsur kekerasan di tubuh korban. Diduga korban tewas karena tidak mampu menghindari kobaran api dari sampah yang dibakar. Jasad korban langsung diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan.

"Dari keterangan saksi dan hasil pemeriksaan sepertinya ini murni kecelakaan," ujarnya.

Pada Agustus, kata Slamet, juga ada warga Wonobroto bernama Tuksono yang ditemukan tewas di ladang. Kejadiannya mirip dengan musibah yang menimpa Nenek Ponem. Diduga korban juga membakar sampah di ladang.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Jun 2026 18:48

    Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal

    Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik

  • Kamis, 25 Jun 2026 18:46

    Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah

    Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:48

    Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang

    Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:14

    Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah

    PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:12

    Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat

    JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.