Minggu, 07 Jun 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Bidan Dona Nekat Berenang di Sungai Deras demi Tolong Pasien TBC

Nusantara,

Bidan Dona Nekat Berenang di Sungai Deras demi Tolong Pasien TBC

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 04 Agu 2025 14:14
Berita satu.com
Di tengah derasnya arus Sungai Batang Pasaman yang lebarnya hampir 18 meter, seorang bidan bernama Dona menorehkan kisah heroik yang kini viral di media sosial.

Dari rekaman warga, tampak sosok Dona yang sederhana dan penuh tekad, menuruni tebing curam dan licin dengan tas berisi peralatan medis di punggungnya, sebelum akhirnya memberanikan diri berenang menyeberangi sungai demi menyelamatkan nyawa pasien.

Dona merupakan bidan dari Puskesmas Simpang Tonang, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, yang rela mempertaruhkan keselamatannya demi menunaikan panggilan tugas. Tujuannya hari itu adalah Jorong Sinuangon, Nagari Cubadak Barat,  sebuah daerah terpencil yang sulit dijangkau setelah jembatan penghubung dari Lanai ke Sinuangon putus beberapa hari lalu.

Perjuangan Dona tidak berhenti setelah mencapai seberang. Dari tepian sungai, ia masih harus menempuh perjalanan sejauh 27 kilometer menggunakan ojek motor. Jalannya sempit, licin, dan berbahaya, tetapi langkahnya tak pernah surut.

"Saya baru tahu jembatan di Sungai Batang Pasaman putus setelah sampai di lokasi. Karena tidak ada akses jalan lain, saya memutuskan untuk berenang," kata Dona, Senin (4/8/2025).

Pasien yang didatanginya merupakan penderita tuberkulosis (TBC) yang sudah 10 hari mengonsumsi obat dan merasa perlu diperiksa langsung oleh Dona. Meski bidan desa sebelumnya telah berkunjung, pasien itu tetap meminta sosok Dona hadir secara pribadi.

Kepala Puskesmas Cubadak, Gusti Amrita mengaku terharu sekaligus bangga atas dedikasi Dona.

"Kami sangat mengapresiasi keberanian dan pengabdian Ibu Dona yang rela mempertaruhkan keselamatannya demi melayani masyarakat di wilayah terpencil," ujarnya.

Kini, bukan hanya bidan Dona yang harus mempertaruhkan nyawa demi menyeberang, tetapi juga warga sekitar yang terpaksa menggunakan jalur berbahaya sejak jembatan putus. Situasi ini menambah berat beban hidup masyarakat.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Nusantara
Berita Terkait
  • Sabtu, 06 Jun 2026 16:43

    Plt Gubri Minta Pohon Sudah Ditanam di Kawasan Stadion Utama Harus Dirawat

    PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto mengingatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau agar tidak menjadikan kegiatan menanam pohon hanya sebatas kegiatan

  • Sabtu, 06 Jun 2026 15:45

    Laka Maut Toyota Hiace Seruduk Belakang Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, Lima Orang Meninggal Dunia

    PEKANBARU - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai KM 46+200 Jalur A, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.Peristiwa tersebut melibatkan

  • Sabtu, 06 Jun 2026 15:32

    Catat! Prabowo Ingatkan Kembali Jajarannya untuk Tidak Korupsi

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto berulang kali berpesan kepada seluruh jajarannya untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi. Bahkan, tugas berat saat ini adalah harus melawan korupsi.Pesan Prabow

  • Sabtu, 06 Jun 2026 15:14

    Dikirimkan berita Puspen TNI, terimakasih atas bantuannya.

    Wapang TNI Tinjau Yonif TP 842/Badak Sakti, Dukung Pertahanan dan Ekonomi Daerah (Puspen TNI). Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R didampingi Wakasad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa d

  • Sabtu, 06 Jun 2026 15:06

    Pria 47 Tahun Cabuli Bocah Laki di Cikarang Barat Jadi Tersangka

    Jakarta - Polisi menangkap pria berinisial N (47) usai mencabuli seorang bocah laki-laki di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.Kapolres Metro

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.