Jumat, 17 Apr 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Bidan Dona Nekat Berenang di Sungai Deras demi Tolong Pasien TBC

Nusantara,

Bidan Dona Nekat Berenang di Sungai Deras demi Tolong Pasien TBC

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 04 Agu 2025 14:14
Berita satu.com
Di tengah derasnya arus Sungai Batang Pasaman yang lebarnya hampir 18 meter, seorang bidan bernama Dona menorehkan kisah heroik yang kini viral di media sosial.

Dari rekaman warga, tampak sosok Dona yang sederhana dan penuh tekad, menuruni tebing curam dan licin dengan tas berisi peralatan medis di punggungnya, sebelum akhirnya memberanikan diri berenang menyeberangi sungai demi menyelamatkan nyawa pasien.

Dona merupakan bidan dari Puskesmas Simpang Tonang, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, yang rela mempertaruhkan keselamatannya demi menunaikan panggilan tugas. Tujuannya hari itu adalah Jorong Sinuangon, Nagari Cubadak Barat,  sebuah daerah terpencil yang sulit dijangkau setelah jembatan penghubung dari Lanai ke Sinuangon putus beberapa hari lalu.

Perjuangan Dona tidak berhenti setelah mencapai seberang. Dari tepian sungai, ia masih harus menempuh perjalanan sejauh 27 kilometer menggunakan ojek motor. Jalannya sempit, licin, dan berbahaya, tetapi langkahnya tak pernah surut.

"Saya baru tahu jembatan di Sungai Batang Pasaman putus setelah sampai di lokasi. Karena tidak ada akses jalan lain, saya memutuskan untuk berenang," kata Dona, Senin (4/8/2025).

Pasien yang didatanginya merupakan penderita tuberkulosis (TBC) yang sudah 10 hari mengonsumsi obat dan merasa perlu diperiksa langsung oleh Dona. Meski bidan desa sebelumnya telah berkunjung, pasien itu tetap meminta sosok Dona hadir secara pribadi.

Kepala Puskesmas Cubadak, Gusti Amrita mengaku terharu sekaligus bangga atas dedikasi Dona.

"Kami sangat mengapresiasi keberanian dan pengabdian Ibu Dona yang rela mempertaruhkan keselamatannya demi melayani masyarakat di wilayah terpencil," ujarnya.

Kini, bukan hanya bidan Dona yang harus mempertaruhkan nyawa demi menyeberang, tetapi juga warga sekitar yang terpaksa menggunakan jalur berbahaya sejak jembatan putus. Situasi ini menambah berat beban hidup masyarakat.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Nusantara
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Apr 2026 11:57

    Satres Narkoba Polres Dumai Amankan Paket Sabu Dari Dua Tempat Yang Berbeda

    DUMAI-Gerak cepat aparat Satres Narkoba Polres Dumai kembali membuahkan hasil dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Dumai Selatan. Berdasarkan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti

  • Jumat, 17 Apr 2026 10:08

    Antisipasi Tindak Kriminal, Polres Dumai Melalui Polsek Jajaran Melaksanakan Penggalangan

    DUMAI-Kegiatan penggalangan terhadap masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Dumai guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada Kamis, 16 April 2026, para Kapolsek di wilayah huk

  • Jumat, 17 Apr 2026 09:18

    Menuju Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung - PHR Berdayakan UMKM Riau

    PEKANBARU-Transformasi besar tengah berlangsung pada geliat ekonomi lokal Provinsi Riau. Pelaku UMKM yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri tanpa kepastian arah kini berhasil naik kelas melalui wada

  • Kamis, 16 Apr 2026 20:35

    Serangan Roket Hizbullah Lukai Sejumlah Tentara Israel di Lebanon Selatan

    LEBANON SELATAN â€" Serangan roket yang dilancarkan kelompok Hizbullah dilaporkan melukai lima tentara Israel Defense Forces (IDF), di wilayah Lebanon selatan.Dilansir dari trtworld, Kamis (16/4/

  • Kamis, 16 Apr 2026 20:33

    Evakuasi Tahap III, Kemlu RI Pulangkan 45 WNI dari Iran

    JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI kembali mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran. Dalam evakuasi tahap III ini, sebanyak 45 orang dipulangkan ke Tanah

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.