Jumat, 26 Jun 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Bikin Hujan Buatan, Pesawat Cassa Tabur 900 Kg Garam

Bikin Hujan Buatan, Pesawat Cassa Tabur 900 Kg Garam

Senin, 21 Sep 2015 08:54
dok. Okezone
ilustrasi
JAMBI - Pesawat Cassa 212 menabur 900 kilogram (Kg) garam di langit wilayah Kabupaten Muarojambi dan Tanjung Jabung Timur, Jambi, Minggu (20/9/2015). Tidnakan ini sebagai upaya menyemai awan sebagai modifikasi cuaca hujan buatan di daerah itu.

"Kita lakukan penyemaian untuk modifikasi cuaca, karena di dua kabupaten itu paling banyak potensi pembentukan awan cumulonimbus," kata anggota Tim Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Cornelius Nababan.

Dia mengatakan, penyemaian garam halus itu dibawa pesawat Cassa 212 milik militer yang langsung take off dari Bandara Sulthan Mahmud Badaruddin II Palembang pada pukul 12.41 WIB.

Tiba di Bandara Jambi pesawat mengambil garam pada pukul 14.20 WIB yang kemudian langsung terbang melakukan penyemaian.

"Pesawatnya standby di Palembang, dan begitu jarak pandang naik di atas 1.000 meter, pesawat langsung bergerak melakukan penyemaian garam di Jambi," katanya.

Dijelaskannya, untuk mengetahui potensi awan, pihaknya berkordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jambi. Dari radar milik BMKG tersebut menunjukan potensi pembentukan awan cukup besar di wilayah dua Kabupaten itu.

"Untuk mengetahui potensi awan, kita pakai radar BMKG dan dari radar itu menunjukkan merah semua, artinya menunjukan potensi awan sangat ideal untuk disemai garam," katanya menjelaskan.

Sementara di wilayah Kota Jambi kata Cornelius belum bisa dilakukan penyemaian garam karena belum ada pembentukan potensi awan.

Dia mengatakan, setelah dilakukan penyemaian garam tersebut biasanya akan bereaksi setelah tiga jam kemudian dan itu tergantung dari kondisi kelembaban atmosfer.

"Informasinya di wilayah Muarojambi Desa Gambut Jaya serta beberapa wilayah lainnya sudah turun hujan," katanya.

Cornelius menambahkan, selain melakukan modifikasi cuaca di Jambi, pesawat Cassa 212 tersebut juga melakukan modifikasi cuaca di wilayah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

"Untuk penyemaian garam selanjutnya kita melihat kondisi jarak pandang di Palembang, karena pesawatnya standby di Palembang," tukasnya.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Jun 2026 18:48

    Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal

    Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik

  • Kamis, 25 Jun 2026 18:46

    Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah

    Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:48

    Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang

    Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:14

    Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah

    PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:12

    Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat

    JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.