Jumat, 26 Jun 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Identitas Korban Jatuhnya Trigana Air Belum Sepenuhnya Terungkap

Identitas Korban Jatuhnya Trigana Air Belum Sepenuhnya Terungkap

Rabu, 09 Sep 2015 09:56
Antara
Korban jatuhnya pesawat Trigana Air.
JAYAPURA - Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw meminta keluarga korban jatuhnya pesawat Trigana Air di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, pada pertengahan Agustus 2015, bersabar menunggu hasil tes DNA.

"Saya minta kepada keluarga korban untuk sabar menunggu hasil dari tim DVI mengenai DNA para korban yang sedang diperiksa di Mabes Polri," ujarnya, Rabu (9/9/2015).

Menurut Waterpaw, sewaktu menerima kenaikkan pangkat dari bintang satu ke bintang dua pada pekan kemarin di Mabes Polri, ia menyempatkan diri untuk bertemu dengan Kapus Dokes Mabes Polri guna menanyakan hasil pemeriksaan DNA para korban.

"Pemeriksaan DNA masih minim sekali. Pak Kapus Dokes menyebutkan masih berkisar di angka tiga dan empat yang bisa diidentifikasi. Hal ini juga tergantung dari sisa-sisa sel-sel para korban, apakah masih bisa hidup untuk diperiksa sedetail mungkin," katanya.

Disampaikan juga bahwa kloning DNA bisa dilakukan, asalkan sel-sel para korban Trigana itu masih hidup. Hanya saja hal itu membutuhkan waktu yang cukup lama.

Waterpauw menambahkan, jika pemeriksaan DNA itu terkendala, dirinya akan berbicara dengan para keluarga korban guna mencari solusi terbaik. Salah satu yang terpikir dan masih dalam pertanyaan, adalah mungkin tidak korban dikubur secara massal.

"Saya pikir suatu saat kalau tidak bisa dibuktikan, kami akan bicara dengan keluarga korban. Apakah buat kubur massal atau bagaimana," ujarnya.

Sebelumnya pesawat Trigana Air menabrak gunung di Oksibil. Pesawat itu mengangkut 49 orang.

Kurang lebih, setengah dari para korban pesawat naas itu telah teridentifikasi dan telah diambil jasadnya oleh keluarga korban, sisanya masih di kamar jenazah RS Bhayangkara, Kota Jayapura, Papua.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Jun 2026 18:48

    Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal

    Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik

  • Kamis, 25 Jun 2026 18:46

    Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah

    Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:48

    Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang

    Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:14

    Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah

    PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:12

    Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat

    JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.