Pasca-Bentrok, Pasukan TNI Ditarik dari Seluruh Kantor Polisi
Minggu, 06 Sep 2015 16:37
Danrem 142 Tatag Parepare Kolonel Inf Syarifuddin menjamin, bahwa pasca-kejadian yang menewaskan anggota TNI itu, tidak akan ada personelnya yang melakukan aksi balas dendam. Jika ada anggota yang balas dendam, maka akan diberikan sanksi tegas.
Sementara Kapolres Polman AKBP Agoeng Adi Koerniawan meminta maaf kepada seluruh masyarakat karena dalam sepekan ini, pelaksanaan pelayanan di wilayah hukum Polres Polman terganggu karena betrok itu.
Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar juga berharap insiden itu tidak menjadi konflik berkepanjangan. "Kalau ada persoalan, kita duduk bersama menyelesaikannya. Kejadian ini harus menjadi pelajaran. Damai itu lebih indah," katanya.
(okezone.com)
Nusantara
Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal
Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik
Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah
Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla
Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang
Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun
Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah
PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan
Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat
JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk