Pasca-Melahirkan Ibu Langsung Tusuk Bayinya hingga Tewas
Jumat, 18 Sep 2015 15:37
Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Nanang Priasmoko mengatakan, pelaku adalah seorang pembantu rumah tangga (PRT). Badan bayi perempuan itu ia tusuk tiga kali.
Pelaku diduga membunuh anaknya sendiri dengan menggunakan pisau dapur. Saat ini, perempuan berusia 20 tahun itu sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit pasca-melahirkan.
Untuk mengembangkan kasus tersebut, polisi memeriksa tiga saksi. Mereka terdiri dari Hendra Hariyanto (35), I Wayan Aget (39), dan Maria Regina (26).
Kepada polisi, Hendra yang merupakan majikan pelaku mengatakan, saat dirinya hendak tidur, ia mendengar ada suara air di dalam kamar mandi. Saat itu ia menduga pembantunya sedang keguguran.
Kemudian ambulans Rumah Sakit (RS) Sanglah dihubungi sekira pukul 24. 45 Wita. "Setelah pihak RS Sanglah tiba di TKP, perawat menemukan bayi berjenis kelamin perempuan dalam kondisi meninggal dunia," tutur Nanang.
Setelah bayi itu diperiksa, perawat menemukan luka tusukan di bagian ulu hati, dada sebelah kanan, dan leher sebelah kiri.
Polisi menemukan barang bukti berupa pisau dapur yang di duga digunakan pelaku sebagai alat untuk membunuh bayinya sendiri. "Saat ini kami masih menyelidiki kasus ini (untuk mengetahui) apa yang terjadi sebenarnya," ucap Nanang.
Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal
Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik
Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah
Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla
Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang
Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun
Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah
PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan
Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat
JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk