Penyandera Minta WNI Dibarter Penyelundup Ganja
Selasa, 15 Sep 2015 08:56
"Mereka meminta pembebasan dua rekannya di Polres Keerom, karena kasus ganja itu sudah lama, 2012," ujar Endang saat dikonfirmasi Okezone.
Jenderal bintang dua itu menambahkan, komplotan Jefrie juga pernah berupaya membebaskan kedua rekannya saat masih ditahan di Polsek. Meski demikian, mereka gagal dan melakukan penyerangan di Abepura.
"Makanya di tahun itu, kelompok separatis menyerang polsek setempat, itu tragedi Abepura berdarah," imbuhnya.
Saat ini, kelompok Jefrie tengah menyandera dua tukang kayu, Sudirman (28) dan Badar (20). Keduanya tengah dibawa ke wilayah Papua Nugini.
Otoritas Papua Nugini sendiri memberikan tenggat 72 jam untuk pembebasan sandera dan terhitung sejak Sabtu 12 September lalu. "Sejauh ini masih kita pantau terus," pungkasnya.
Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal
Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik
Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah
Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla
Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang
Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun
Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah
PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan
Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat
JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk