Jumat, 26 Jun 2026

Pulau Terluar di Indonesia Kekeringan

Senin, 14 Sep 2015 09:05
Antara
Korban kekeringan.
BALIKPAPAN - Musim kemarau membuat warga Pulau Maratua, Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

Pulau Maratua adalah salah satu pulau terluar Indonesia. Penduduknya 3.500 jiwa dan tinggal di empat kampung terpisah di pulau seluas 350 kilometer persegi tersebut. Untuk ke sana, waktu tempuhnya sekira tiga jam dengan mengendarai speedboat dari Tanjung Redeb, Kabupaten Berau.

"Saat ini kami di Teluk Alulu (Pulau Maratua) yang paling susah," ujar Beni, salah satu warga, Senin (14/9/2015).

Setiap dua minggu sekali, ia membeli air bersih ke salah satu warga di Desa Tanjung Harapan. Beni membeli hingga tiga tendon, masing-masing berkapasitas 1.800 liter. Harganya Rp50 ribu per tandon.

"Walaupun rasanya kurang segar karena mengandung kapur, tapi inilah air bersih tawar yang kami punya di sini," kata Beni lagi.

Sementara Pemerintah Kabupaten Berau berupaya mengatasi kekeringan itu dengan membangun instalasi penyulingan air laut menjadi air tawar di Pelabuhan Maratua.

"Nilainya (pembangunannya) Rp57,4 miliar," kata Bupati Berau Makmur HAPK. Kapasitas penyulingan itu 1 liter per detik. Mesin-mesin penyulingan dijalankan dengan genset yang berbahan bakar solar.

Ada dua jenis air yang diproduksi, air bersih dan air minum. "Tidak kalah dengan air produksi pabrik," ucapnya.

Lebih lanjut, Pulau Maratua merupakan destinasi wisata bahari di Indonesia. Pulau ini berbentuk seperti huruf L terbalik yang kurus dan tak beraturan. Bagian kaki L tersebut menghadap ke utara dan ujung pendeknya menunjuk tenggara. Ada empat kampung di Maratua, yaitu Teluk Harapan, Payung-Payung, Teluk Alulu, dan Bohe Silian.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Jun 2026 18:48

    Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal

    Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik

  • Kamis, 25 Jun 2026 18:46

    Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah

    Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:48

    Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang

    Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:14

    Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah

    PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:12

    Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat

    JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.