Sejoli Mesum Bunuh Ibu Kos karena Tak Terima Dimarahi
Senin, 07 Sep 2015 14:29
"Dia baru kos 15 hari di kos tersebut," papar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Muhammad Iqbal di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (7/9/2015).
Sejoli mesum tersebut tega membunuh ibu kosnya, lantaran tak terima dihina dan dimarahi ibu kos selama 12 hari.
"Dia tak terima dimarahi selama 12 hari oleh korban. Soal kamar kosnya kotor, suka ngabisin nasi, gas dan pakai air selalu banyak. Jadi dia emosi," tambahnya.
Kemudian keduanya berencana untuk membunuh korban dengan membuat sketsa pembunuhan secara detail, meski sempat dua kali gagal. "Dia merencanakan semua membuat sketsa sebanyak tiga kali dan dua kali gagal total," imbuh Iqbal.
Akibat perbuatan tersangka korban tewas dengan luka cukup parah di bagian kepala, punggung dan dada. "Korban tewas akibat pendarahan hebat di kepala, punggung dan dada," simpulnya.
Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal
Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik
Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah
Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla
Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang
Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun
Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah
PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan
Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat
JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk