Nusantara
TNI Angkatan Laut Optimalkan Persiapan Puncak Sail Tomini 2015
Kamis, 17 Sep 2015 06:24
Kedatangan unsur-unsur TNI Angkatan Laut ini tak pelak merubah Kabupaten Parigi Moutong menjadi lebih ramai dan lebih semarak dari biasanya. Disamping wajah di sekitar lokasi acara yang sudah berbenah untuk menyambut hari-H acara puncak, juga karena hadirnya kendaraan pendarat pasukan LVT-P7A1 dan Kendaraan Tempur Marinir BMP-3F di Pantai Kayu Bura menjadi perhatian yang cukup menarik warga untuk melihat dari dekat dan bahkan menaikinya. Beberapa warga bahkan antusias bertanya kepada personel pengawak Kendaraan Tempur Marinir tersebut mengenai seluk beluk kendaraan, yang kemudian dijelaskan dengan baik oleh para prajurit Marinir yang bertugas.
Di lokasi yang sama, tak jauh dari bibir pantai, KRI Dewaruci tampak dengan megahnya menjadi pusat perhatian masyarakat Parigi Moutong. Beberapa warga bahkan sangat antusias untuk mengambil foto selfie berlatar kapal latih legendaris milik TNI Angkatan Laut dang bangsa Indonesia yang tengah lego jangkar tepat di depan arena acara puncak Sail Tomini di Pantai Kayu Bura.
Disamping itu, keberadaan Satgas-Satgas Sail Tomini 2015, seperti Lintas Nusantara Remaja dan Pemuda Bahari (LNRPB) dan Pelayaran Lintas Nusantara (Pelantara) yang sudah sampai ke Parigi dengan KRI Teluk Bintuni-520 dan KRI Makassar-590 juga semakin meramaikan suasana Parigi dengan keterlibatan mereka sebagai salah satu pengisi acara puncak Sail Tomini 2015.
Sedangkan Satgas lainnya, yaitu Satgas Surya Bhaskara Jaya (SBJ) dengan KRI dr. Soeharso-990 sudah standby di Parigi dan bahkan masih memberikan bhakti sosial dan pelayanan kesehatan di Kecamatan Tinombo, sedangkan Satgas Bhakti Kesejahteraan Rakyat (Bhakesra) dengan KRI Banda Aceh-593 sedang dalam perjalanan ke Parigi dari Pulau Togean.
Unsur-unsur TNI Angkatan Laut terus dioptimalkan untuk acara gladi bersih yang direncanakan dilaksanakan hari ini, Kamis (16/9). Gladi bersih akan melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan pada acara puncak Sail Tomini 2015 pada tanggal 19 September 2015. Parade kapal-kapal perang dan sailing pass juga akan melibatkan kapal perang dari negara sahabat seperti Singapura, China, Australia, Malaysia, dan Korea Selatan.
Sail Tomini merupakan Sail Indonesia yang ketujuh. Sementara enam Sail Indonesia sebelumnya adalah Sail Bunaken 2009, Sail Banda 2010, Sail Wakatobi-Belitong 2011, Sail Morotai 2012, Sail Komodo 2013, dan Sail Raja Ampat 2014.
Adapun tujuannya untuk menggali potensi wisata alam yang dimiliki Tomini, sehingga mampu menyedot angka kunjungan pariwisata ke lokasi tersebut. Tomini adalah sebuah destinasi wisata di Provinsi Sulawesi Tengah yang memiliki keindahan alam yang sangat menarik (rls/jon)
Nusantara
Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal
Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik
Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah
Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla
Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang
Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun
Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah
PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan
Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat
JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk