Jumat, 26 Jun 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Tercatat 352 Penambang Emas Ilegal di Pongkor Tewas

Tercatat 352 Penambang Emas Ilegal di Pongkor Tewas

Sabtu, 19 Sep 2015 15:48
Okezone
Penertiban Tambang Emas Ilegal di Gunung Pongkor
BOGOR - Aktivitas penambangan emas secara ilegal di kawasan PT Aneka Tambang (Antam) Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor sangat berisiko tinggi. Buktinya, ratusan penambang liar tewas akibat aktivitas ilegal tersebut.

Data yang disebutkan dalam siaran pers PT Antam UBPE, sejak 1998 hingga 2015 sebanyak 352 orang meninggal akibat penambangan emas ilegal tersebut. Lalu untuk luka berat sebanyak 166 orang dan luka ringan 98 orang.

Penambang yang meninggal diakibatkan beberapa faktor, seperti tertimbun longsor dan kehabisan oksigen saat berada di dalam lubang galian emas.

Pihak Antam sendiri sebenarnya sudah melakukan berbagai usaha untuk menghentikan aktivitas penambang liar. Koordinator Keamanan Area Penambangan, Iwan J, mengatakan, para penambang liar ini memiliki berbagai cara untuk menambang emas.

"Mereka kalau datang ke area sini pasti malam hari. Kebanyakan mereka masuk melalui jalur-jalur khusus yang berbatasan dengan perkampungan warga," terang Iwan saat melakukan penutupan lubang galian penambangan liar emas, Sabtu (19/9/2015).

Ia melanjutkan, posisi lubang galian yang berada di tempat-tempat tersembunyi membuat aktivitas para penambang liar ini sulit dideteksi.

"Mereka kerap melakukan penggalian melalui jalur yang berbeda dengan penggalian resmi. Kita juga agak kewalahan karena luas area mencapai 6.000 hektare," tuturnya.

Hingga kini kegiatan penutupan lubang galian emas ilegal masih terus dilakukan. Adal 117 lubang galian yang ditutup, seperti di wilayah Gunung Butak sebanyak 12 lubang, Gunung Awi sebanyak 6 lubang, Keuyeup/geslo/Ciguha 19 lubang, lokasi Ciurug 43 lubang, lokasi Cepu 31 lubang, dan lokasi Longsoran 6 lubang.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Jun 2026 18:48

    Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal

    Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik

  • Kamis, 25 Jun 2026 18:46

    Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah

    Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:48

    Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang

    Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:14

    Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah

    PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:12

    Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat

    JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.