Olahraga
Sunarto, Pemain Yang Terlahir sebagai Cadangan?
Selasa, 14 Jun 2016 09:21
MALANG - Eks manager Manchester United Sir Alex Ferguson pernah mempunyai julukan unik pada mantan penyerang AC Milan Fillipo Inzaghi. Pemain yang pernah berkostum Juventus tersebut dijulukinya sebagai 'pemain yang terlahir offside".
Sebutan itu terlontar dari mulut Fergie karena sedemikian seringnya Inzaghi terjebak offside. Memang, sebagai seorang penyerang bertipikal 'poacher', salah satu tugasnya adalah mencuri kesempatan, termasuk menaklukkan jebakan offside.
Seandainya melatih di Indonesia, mungkin Fergie akan memiliki sebutan khusus untuk Sunarto, striker milik Arema Cronus. Mungkin dia akan menyebut Sunarto sebagai 'pemain yang terlahir sebagai cadangan' atau sebutan lainnya.
Sunarto mungkin adalah satu-satunya penyerang dengan catatan unik di Indonesia. Dia adalah penyerang yang lebih sering mencetak gol ketika diturunkan sebagai pemain pengganti. Terbaru, dia menjadi penentu kemenangan 0-1 Arema di kandang PSM Makassar, Minggu 12 Juni 2016.
Baru semenit di lapangan, pemain asli didikan Arema ini langsung menciptakan gol kemenangan pertama Arema Cronus di laga away musim ini. Sedangkan ketika diturunkan sebagai starter, malah Sunarto lebih jarang menciptakan gol.
Itu sudah berlangsung lama, sehingga mendiang Miroslav Janu yang pernah melatih Arema melabeli dia dengan julukan 'The Joker'. Maksudnya, Sunarto adalah pemain layaknya kartu Joker yang menjadi penentu hasil pertandingan ketika dirinya muncul.
Status Sunarto sebagai supersub tampaknya akan terus berlanjut. Mungkin status itu terdengar manis bagi dirinya, tapi juga buruk dampaknya. Dari musim ke musim, dari pelatih ke pelatih, dia tidak pernah berkembang lebih positif dari sekadar menjadi The Joker.
Ketika mencetak gol sebagai pemain pengganti, seorang pelatih berpikir dia akan lebih bagus sebagai pemain starter. Tapi seringkali pelatih merasa terkecoh karena Sunarto tidak bisa menjawab ekspektasi ketika kemudian diturunkan sebagai starter.
Dengan usia sudah 26 tahun, Sunarto kini sudah menjadi pesepakbola dewasa yang masuk usia keemasan. Dia bukan pemain muda lagi dan saatnya berpikir bahwa status supersub bukanlah sebuah kenyataan yang membanggakan bagi seorang pemain.
Dengan kemampuannya, idealnya pemain asli Malang ini memiliki impian untuk menjadi setidaknya striker dengan jam bermain lebih banyak. Sudah terlalu lama dia menjadi penghuni bangku cadangan ketika pemain lainnya sudah menapaki level lebih baik.
Dendi Santoso mulai mendapat tempat reguler sebelum cedera, Johan Alfarizie juga tak pernah tergantikan, Kurnia Meiga pun tak diragukan lagi kemampuannya. Mereka adalah pemain seperjuangan Sunarto yang semuanya mencatat progres positif.
Lalu, di mana tempat untuk Sunarto? Tetap di situ-situ saja. Ketika sudah ada pemain muda seperti Ahmad Nuviandani yang terus mendaki untuk mencapai kematangan, Sunarto masih stagnan dan tidak menunjukkan ada perkembangan selain sebagai supersub.
Loyalitas untuk tim tampaknya memang sudah tak terbantahkan, hingga dia menerima keadaan di Arema Cronus bahkan sebagai serep sekalipun. Tapi tak ada salahnya Sunarto membuat sebuah keputusan yang mungkin bisa mengubah perjalanannya sebagai pesepakbola. Sunarto perlu lebih ambisius.(okezone.com)
KONI Pusat Perpanjang Masa Jabatan Pengurus KONI Riau hingga September 2026, Ini Alasannya
PEKANBARU - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, akhirnya mengambil keputusan untuk memperpanjang masa jabatan pengurus KONI Riau, periode 2022-2026, hingga 6 bulan kedepan mulai April-Sep
Menpora Erick Ingatkan Pentingnya Persatuan Membangun Prestasi Olahraga
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir mengingatkan pentingnya persatuan di antara seluruh stakeholder. Hal ini bertujuan agar prestasi olahraga Indonesia
Jelang Lebaran, Atlet dan Pelatih Riau Tagih Sisa Bonus PON
PEKANBARU - Atlet dan pelatih Riau peraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 hingga kini belum menerima pelunasan bonus yang dijanjikan Pemerintah Provinsi Riau. Me
Perang Makin Sengit! Timnas Iran Resmi Mundur dari Piala Dunia 2026
JAKARTA - Timnas Iran memutuskan untuk mundur dalam Piala Dunia FIFA 2026. Diketahui, event terbesar olah raga tersebut akan diselenggarakan di tiga negara yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.â
Atlet Senam Riau Abiyu Raffi Belum Dapat Izin Mutasi dari Pengurus FGI
Pekanbaru - Pengurus Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) Riau menegaskan tidak bisa memberikan izin mutasi kepada salah satu pesenam senior Riau, Abiyyu Raffi.Hal ini menyusul adanya surat rekome