Rabu, 29 Apr 2026
  • Home
  • Opini
  • Jangan Membuka Usaha ini jika tidak ingin Bangkrut

opini

Jangan Membuka Usaha ini jika tidak ingin Bangkrut

Oleh: Erwansyah AR
Jumat, 15 Apr 2016 18:48
Ilustrasi

Saat ini ada banyak jenis usaha yang bisa kita jumpai. Mulai dari usaha kecil seperti UKM, usaha menengah yang memproduksi produknya sendiri, hingga usaha yang besar yang sudah memiliki CEO sendiri. ada banyak alternatif Macam-Macam Usaha Sampingan yang bisa anda jadikan inspirasi untuk memulai membuka sebuah usaha. Anda hanya perlu menggali lebih dalam bagaimana cara mengelolanya, agar usaha yang anda dirikan nanti bisa bertahan lama.

Setelah memiliki sebuah usaha, langkah anda tidak terhenti begitu saja. Anda perlu memikirkan masalah pemasaran yang baik untuk usaha anda. Pepatah bisnis mengatakan bahwa kunci kesuksesan sebuah bisnis, terletak pada cara pemasaranya. Bisa dibilang, marketing dalam bisnis adalah kunci untuk memperkenalkan produk atau usaha kita kepada semua orang.

Setelah mulai memasarkan, anda juga perlu memikirkan pemasaran seperti apa yang maksimal, yang bisa menarik banyak perhatian konsumen untuk mengetahui tentang usaha anda. Tentunya anda harus memiliki usaha di bidang tertentu yang sekiranya orang masih mengenal dan membutuhkan produk yang anda jual. Contoh real adalah usaha ritel. Usaha ini tentunya dapat bertahan lama, karena produk yang dijualnya adalah kebutuhan manusia yang diperlukan hampir setiap harinya.

Anda tentu dapat membayangkan, bagaimana jika usaha yang kita dirikan ternyata tidak bisa bertahan lama. Belum genap 1 sampai 2 tahun, keuanganya sudah macet dan anda kehilangan banyak pelanggan. Belum lagi jika usaha anda ini tergerus oleh zaman, yang semakin berkembang, sehingga produk atau jasa yang anda jual sudah jarang orang yang memerlukan.

Seperti beberapa usaha yang akan kita bahas ini, yang dikutip dari sebuah situs malesbanget.com yang membahas mengenai usaha yang dulu sempat populer bahkan banyak diminati, namun sekarang mulai berkurang, bahkan sudah tidak ada lagi. Seperti apa usaha yang sempat populer di zaman dulu dan tidak laku di zaman sekarang ini, berikut ulasanya:

 

Usaha Wartel (Warung Telepon)

Usaha ini populer di tahun 90-an. Saat itu, belum ada alat canggih untuk berkomunikasi dengan mudah, seperti handphone apalagi smartphone. Untuk membeli sebuah handphone dan pulsanya, harganya cukup mahal. Sementara kebutuhan untuk berkomunikasi tetap diperlukan, apalagi untuk komunikasi jarak jauh. Peluang semacam ini, dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk membuka jasa Warung Telepon atau lebih dikenal dengan Wartel.

 

Jika anda ingat, saat itu sangat mudah untuk menemukan wartel. Hampir di tiap kota wartel ini mudah ditemui. Dibandingkan telepon koin yang berada di pinggir jalan, wartel tampaknya jauh lebih nyaman. Saat menelepon, anda berada dalam ruangan khusus yang memiliki sekat dan pintu kaca. Sekarang usaha wartel ini sudah jarang ditemui. Membuka usaha rumahan semacam ini di zaman modern, tampaknya tidak akan mendatangkan keuntungan bagi anda. Usaha ini tidak bisa bertahan lama.

 

Usaha Persewaan Komik atau Buku Pelajaran

Usaha persewaan buku cerita dan pelajaran, juga populer di tahun 90-an hingga masuk ke tahun 2000an. Zaman dulu, belum ada media online yang sudah tidak memerlukan buku karena tersedia versi e-booknya. Persewaan buku cerita dan buku pelajaran saat itu laris, karena minat pelangganya terhadap membaca juga bagus. Mereka bisa menyewa buku tersebut selama beberapa hari dengan membayar biaya sewanya, dan mereka juga bisa membacanya langsung di tempat. Membuka usaha yang sama di zaman serba canggih saat ini, juga tidak akan bertahan lama, karena sebagian besar orang sudah membaca secara online dengan berbagai aplikasi yang ada pada smartphonenya.

 

Usaha Persewaan Film, DVD,VCD

Usaha persewaan film DVD dan VCD juga banyak penggemarnya di sekitar tahun 2000 sebelum munculnya situs khusus untuk mendownload film yang marak saat ini. sang pemilik usaha ini menyewakan VCD dan DVD film-film populer yang banyak orang cari saat itu. Harga sewanya juga tidak terlalu mahal berkisar dari 3000-7000 (tergantung kota dan daerah). Seiring berkembangnya zaman, dan munculnya situs khusus berbasis video yang juga bisa digunakan untuk menonton film, serta munculnya situs khusus yang memudahkan pecinta film untuk mendownload film favorit mereka. Lambat laun beberapa usaha ini mulai tutup dan sudah jarang ditemui saat ini. usaha seperti ini juga tidak bisa bertahan lama.

 

Usaha Warnet

Usaha ini juga memberikan jasa internet kepada para pelangganya. Saat internet mulai booming dan menjadi sesuatu kebutuhan untuk mengakses informasi, warnet sangat dicari oleh pelangganya. Namun, saat ini masing-masing individu sudah memiliki sebuah smartphone yang tugasnya multitasking. Bisa berfungsi sebagai warnet, wartel bahkan seperti rental games. Hanya dalam satu perangkat canggih, orang-orang sudah bisa menikmati internet sendiri, tanpa harus pergi ke warnet. Usaha semacam ini, juga sudah mulai sepi, walaupun beberapa masih ada di sekitar kampus atau tempat tertentu. Usaha warnet juga sepertinya kurang menjanjikan jika dijadikan usaha sampingan saat ini.

 

Membuka sebuah usaha juga perlu memperhatikan perkembangan zaman saat ini. teknologi juga berperan penting dalam kemajuan sebuah usaha, baik itu usaha skala besar, maupun Usaha Sampingan seperti usaha rumah tangga. Carilah trend usaha yang unik dan digemari, serta lakuka promosi yang maksimal. Semoga bermanfaat.(***)

Opini
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Apr 2026 22:18

    Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional

    JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:15

    Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta

    JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:12

    Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur

    JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:10

    Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait

    JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:08

    Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang

    JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.