MEA, Bonus Demografi, dan Poros Maritim Dunia
Jumat, 22 Jan 2016 09:03
Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) telah resmi berlangsung tepat mulai 1 Januari 2016 yang lalu. Indonesia mesti siap menghadapi kompetisi keterbukaan pasar. Banyak kalangan masih menyangsikan kesiapan Indonesia dibandingkan dengan negara lain.
Indonesia memiliki banyak potensi sekaligus peluang yang dapat menjadi keunggulan kompetitif. Diantaranya adalah hadirnya bonus demografi sejak 2012 (Bappenas, 2014). Potensi ini penting dioptimalkan dengan peningkatan kualitas sumberdaya manusia. Kelompok penduduk terbesar yang menyumbang bonus demografi adalah kalangan muda.
Kondisi geografis dan kekayaan alam juga menjadi potensi dan peluang pengembangan. Salah satunya di sektor kemaritiman. Indonesia dengan 17.000 pulau dan lautan yang luas menjadi daya pikat dan daya tarik investasi. Namun jika tidak dikelola baik, maka akan menjadi ancaman bagi pembangunan berkelanjutan.
Presiden Jokowi sejak awal sudah fokus dan komitmen mengangkat sektor maritim melalui mega proyek poros maritim dunia. Semua komponen penting dioptimalisasi perannya. Salah satunya adalah pemuda mesti digerakkan guna berkontribusi membangun bangsa, khususnya terkait implementasi poros maritim dunia.
Kekuatan Maritim
Eksistensi maritim Indonesia mesti dijaga karena menyangkut kekayaan alam dan geopolitik bangsa. Konstitusi menegaskan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai negara dan dipergunakan untuk kemakmuran rakyat. Negara dengan demikian memiliki tanggung jawab mengelola sumber daya maritim untuk kesejahteraan rakyat.
Negara memiliki kewajiban mempertahankan eksistensi NKRI. Eksistensi bangsa akan terwujud dengan perpaduan kemampuan survive dan power. Survive dan Power terwujud dengan pemahaman utuh dan integral tentang geopolitik, baik positioning maupun ruang. Positioning merupakan kesadaran tentang lokasi Indonesia yang berada pada posisi sangat strategis. Geopolitik sebagai ruang adalah kesadaran bahwa unsur ruang hidup berupa bumi Indonesia ditakdirkan kaya sumberdaya alam.
Atas dasar potensi di atas maka Indonesia diincar oleh berbagai bangsa. Fakta ekspansi ekonomi melalui penguasaan asing atas perusahaan-perusahaan pertambangan, perikanan, dan perkebunan telah membuktikan. Praktik illegal fishing berbendera asing dan isu penjualan pulau juga terus menghantui.
Indonesia dengan mendasarkan pada kemajemukan bangsa dan karakter geografis wilayah telah mengembangkan konsep Ketahanaan Nasional (Kaelan, 2010). Suradinata (2005) mendefinisikan Ketahanan Nasional sebagai suatu kondisi dinamis suatu bangsa, yang berisi keuletan dan ketangguhan, yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan, baik yang datang dari dalam maupun dari luar negeri, yang langsung maupun tidak langsung membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan dalam mengejar tujuan nasional Indonesia.
Optimalisasi Pemuda
Jokowi-JK meletakkan komitmen maritim dalam visi berdaulat dan mandiri. Bangsa yang berdaulat dan mandiri dimaknai sebagai bangsa yang mampu mewujudkan kehidupan sejajar dan sederajat dengan bangsa lain yang telah maju dengan mengandalkan kekuatan pada kemampuan dan kekuatan sendiri.
Komitmen maritim ditunjukkan dalam janji empat program. Keempat komitmen tersebut antara lain akan menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara, akan membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, akan meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional, akan mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.
Agenda pembangunan sektor maritim penting memberdayakan peran Pemuda. Hal ini penting mengingat regenerasi sektor maritim menjadi kunci keberlanjutan. Pemuda juga memiliki peran strategis melalui energi dan potensinya.
Pemuda merupakan cadangan keras (iron stock). Pemuda merupakan generasi cadangan yang akan meneruskan estafet kepemimpinan bangsa. Kerasnya sang cadangan apabila direfleksikan dengan perjalanan bangsa banyak yang menujukkan gejala mulai mencair dan menguap. Gejala tersebut muncul dalam sikap dan perilaku Pemuda menjaga konsistensi pelaksanaaan fungsinya. Idealisme Pemuda sering luntur ketika mulai melepas karakternya, karena tidak kuat menghadapi godaan.
Pemuda merupakan agent of change (agen perubahan). Idealnya dengan fungsi ini Pemuda tidak akan rela melihat setiap ketidakberesan dan penyelewengan. Pemuda akan tampil memperjuangkan perubahan menuju perbaikan.
Pemuda merupakan penyeru kebenaran. Peran ini akan konsisten dapat dilakukan jika berlandaskan idealisme yang tinggi. Seruan Pemuda idealis akan murni tanpa ada keberpihakan terhadap suatu kepentingan kecuali kepentingan rakyat dan bangsa. Tan Malaka pernah berujar bahwa idealisme adalah kemewahan terakhir yang dimiliki Pemuda.
Pemerintah Jokowi penting memperhatikan optimalisasi peran pemuda melalui kebijakan-kebijakannya. Pemuda yang hidup di pesisir dan kepulauan mesti diperhatikan pendidikan maritimnya. Hal ini sebagai antisipasi putusnya regenerasi kemaritiman. Peningkatan akses pendidikan diantaranya pendirian sekolah kejuruan hingga perguruan tinggi seperti perikanan, perkapalan, pariwisata, perhotelan, dan lainnya.
Kampanye cinta bahari penting dikuatkan bagi kalangan Pemuda. Kelompok-kelompok Pemuda yang peduli maritim mesti diperbanyak dan didukung kegiatannya. Infrastruktur yang memadai juga mesti dibangun demi menarik dan mempertahankan dukungan Pemuda setempat. Jika Jokowi ingin cepat merealisasikan poros maritim dunia, maka Pemuda mesti ditarik menjadi salah satu komponen utama.
(analisadaily.com)
Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional
JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone
Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta
JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad
Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur
JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat
Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait
JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran
Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang
JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal