- Home
- Pendidikan
- 7 Fakta UTBK 2019, Ada Soal Perjokian
Kampus
7 Fakta UTBK 2019, Ada Soal Perjokian
Sabtu, 13 Apr 2019 08:39
JAKARTA - Pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai bagian dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 sudah dimulai sejak hari ini, Sabtu (13/4/2019).
Tes dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dengan terbagi dua sesi, yakni pukul 7.30 pagi dan 12.30 siang, menyesuaikan waktu setempat.
Berikut sejumlah fakta-fakta yang dirangkum oleh Okezone:
1. Ujian Seluruhnya Menggunakan Komputer
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya di mana sistem ujian masih mengerjakan soal di atas lembaran kertas, pada tahun ini ujian secara serentak di seluruh Indonesia menggunakan komputer.
Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT Budi Prasetyo Widyobroto menyatakan, jumlah komputer yang akan digunakan saat ujian lebih dari 68.000, menyesuaikan dengan jumlah peserta yang mengikuti ujian di setiap sesi. Ujian pun tersebar di 29.297 ruang di 73 Perguruan Tinggi Negeri.
"Seperti hari ini, peserta sesi pagi sebanyak 68.586. Maka jumlah komputer yang dipersiapkan sebanyak itu. Kami juga masih ada komputer cadangan lainnya," jelas dia kepada Okezone.
2. UTBK Dibagi Dua Gelombang
Adapun UTBK dibagi menjadi dua gelombang, yang berlangsung pada 13 April-4 Mei 2019 untuk gelombang pertama, sedangkan gelombang kedua pada 11 Mei-26 Mei 2019.
Di mana ujian akan digelar 10 kali di setiap gelombangnya dengan materi tes potensi skolastik (TPS) dan tes kompetensi akademik (TKA).
Nantinya, dalam 10 kali tes itu akan ada dua sesi tes yaitu pada pagi dan siang, sehingga akan ada sebanyak 20 sesi. Namun tes dikecualikan pada hari libur nasional. Adapun pengumuman hasil tes akan keluar paling lambat 10 hari setelah pelaksanaan UTBK.
3. Peserta Bisa Ikut Dua Kali Tes
Dalam sistem baru ini, peserta dapat mengikuti maksimal 2 kali tes. Artinya peserta bisa mengikuti UTBK di gelombang pertama dan kedua.
Nantinya hasil tes diberikan secara individu 10 hari setelah pelaksanaan tes. Jika peserta mengikuti dua tes maka akan mendapatkan dua nilai, di mana nilai yang tertinggi yang akan digunakan untuk mendaftar ke perguruan tinggi negeri yang dituju.
4. Peserta UTBK Gelombang Pertama 698.505
LTMPT mencatatkan ada sebanyak 698.505 peserta yang mengikuti UTBK gelombang pertama. Jumlah tersebut terdiri dari 374.641 peserta untuk kelompok ujian saintek dan 323.864 peserta untuk kelompk ujian soshum.
Sedangkan berdasarkan statusnya, terdiri dari 516.927 peserta reguler dan 181.578 peserta bidikmisi. Jumlah ruang ujian yang digunakan untuk gelombang pertama sebanyak 29.297 ruang di 73 PTN Pusat UTBK.
5. Peserta UTBK Gelombang Kedua 597.115
Adapun untuk UTBK 2019 gelombang kedua tercatat akan diikuti sebanyak 597.115 peserta. Terdiri dari 304.301 peserta untuk kelompok ujian saintek dan 292.814 peserta untuk kelompk ujian soshum.
Berdasarkan statusnya, terdiri dari 419.049 peserta reguler dan 178.066 peserta bidikmisi. Jumlah ruang uiian yang digunakan untuk gelombang kedua sebanyak 27.031 ruang di 73 PTN Pusat UTBK.
6. Menristekdikti Pastikan Tak Ada Joki di UTBK 2019
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir memastikan tidak ada lagi perjokian pada pelaksanaan UTBK 2019.
"UTBK kali ini terhindar jauh dari joki. Di mana ujian ini tidak bisa dilakukan orang lagi untuk melakukan perjokian karena soal di simulasi yang ketat dan soalnya semua peserta UTBK berbeda-beda soalnya," ujarnya di Gedung Kemristekdikti Jakarta, Jumat 12 April 2019.
Dia menuturkan, peserta UTBK harus konsentrasi mengejarkan soalnya untuk bisa mendapatkan hasil yang memuaskan dan baik.
"UTBK ini model pertama kali dan mulai kami coba agar government-nya semakin baik dan kami sudah studi banding ke Amerika Serikat maupun Eropa di dalam sistem penerimaan dengan gelar ini," tutur dia.
7. LTMPT Pastikan Soal Kesiapan Listrik dan Server
Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT Budi Prasetyo Widyobroto menyatakan, pihaknya terus melakukan persiapan untuk pelaksanaan ujian yang mulai berlangsung hari ini. Panitia telah melakukan uji coba secara nasional hingga hari terakhir menuju ujian.
Budi pun memastikan, ketahanan listrik dan server saat ujian
berlangsung nanti."Kesiapan listrik dan server itu juga sudah
diantisipasi semua. Sudah berkoordinasi dengan pihak Telkom dan PLN,"
ujarnya.
Sumber: Okezone.com
Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene
PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur
PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum
Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita
BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam
Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online
Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu
Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi
Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam