- Home
- Pendidikan
- Apa Beda KIP Khusus Kuliah dengan Program Bidikmisi?
Pendidikan
Apa Beda KIP Khusus Kuliah dengan Program Bidikmisi?
Jumat, 15 Mar 2019 16:08
JAKARTA - Pemerintah akan memberikan beasiswa kembali kepada mahasiswa yang tidak mampu, lewat Kartu Indonesia Pintar (KIP). Sebenarnya beasiswa seperti ini sudah dilakukan sebelumnya melalui program bidikmisi untuk mahasiswa yang kurang mampu.
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir mengatakan, penerima KIP menerima fasilitas gratis bayar biaya SPP bulanan. Sedangkan program bidikmisi mulai SPP hingga biaya hidup menjadi tanggungan pemerintah.
"Kalau bidik misi kan uang hidup, biaya hidup (yang diberikan), tapi kalau untuk KIP saya mengusulkan kalau SPP saya minta gratis," ujarnya dalam sebuah diskusi di Kantor Kemenristekdikti, Jakarta, Jumat (15/3/2019).
Namun lanjut Nasir, ke depannya pemerintah juga berencana unutk memberikan uang buku kepada penerima kartu tersebut. Untuk tambahan uang buku ini namun pihaknya harus mendiskusikan terlebih dahulu dengan Kementerian Keuangan.
"Kedua, saya memohon kalau bisa diberikan uang (biaya) buku lah minimal," ucapnya.
Ke depannya, dirinya berharappemerintah juga bisa memberikan uang untuk biaya hidup. Namun dengan catatan jika anggaran yang diberikan oleh Kementerian Keuangan bisa mencukupi.
Untuk anggaran beasiswa Kemenristekdikti sendiri pada tahun ini sebesar Rp4,7 triliun. Diharapkan bisa naik dua kali lipat pada tahun depan sekitar Rp8 triliun untuk memfasilitasi KIP khusus kuliah ini.
Meskipun begitu, lanjut Nasir, saat ini sendiri pihaknya tengah sedikit demi sedikit memberikan fasilitas rusun untuk mahasiswa penerima KIP. Rusun tersebut nantinya akan dibangun oleh Kemennterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di setiap kampus.
"Kalau nggak bisa (biaya hidup ya) uang buku, dan kalau bisa lebih besar (dananya) ya uang hidup (juga)," jelasnya.
Sementara untuk persyaratan, penerima KIP sama seperti penerima beasiswa bidikmisi yakni harus berasal dari kelaurga tidak mampu. Namun yang membedakan, mereka penerima KIP ini harus memiliki kartu yang digunakan untuk membiayai sekolah dari mulai tingkat SD hingga SMA.
"Kalau siswa yang dapat KIP secara otomatis ini," ucapnya.
Sumber: okezone.com
Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene
PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur
PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum
Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita
BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam
Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online
Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu
Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi
Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam