Sabtu, 13 Jun 2026

Pendidikan

67 Perguruan Tinggi Muhammadiyah Ikuti SBMPTMu 2019

Senin, 22 Apr 2019 16:21
Detik.com
YOGYAKARTA - Sebanyak 67 dari 171 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Muhammadiyah/'Aisyiyah (SBMPTMu) 2019. Ada 881 prodi yang ditawarkan di SBMPTMu tahun ini.

Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, Lincolin Arsyad, menjelaskan pelaksanaan SBMPTMu di lingkungan PTMA sudah masuk tahun kedua. Saat pertama kali dilaunching tahun 2018 SBMPTMu baru diikuti 12 PTMA, itu pun hanya dibuka untuk prodi dokter.

"Untuk tahun ini diperluas baik dari jumlah kepesertaan PTMA maupun variasi program studi. SBMPTMu 2019 kali ini diikuti oleh 67 PTMA yang tersebar di seluruh Indonesia dan jumlah program studi yang ditawarkan ada 881," jabarnya.

SBMPTMu 2019 dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok I untuk prodi pendidikan dokter dan dokter gigi dengan dua jenis tes yaitu Tes Kemampuan Akademik dan Materi Mata Pelajaran. Kelompok II untuk prodi lainnya dengan materi Tes Kemampuan Akademik.

"Seleksi menggunakan sistem computer based test (CBT). Peserta (SBMPTMu) dapat memilih lokasi tes terdekat," ungkapnya.

Calon mahasiswa baru, kata Arsyad, nantinya cukup mendaftar via online di portal sbmptmu.id dan membayar melalui transfer via Bank Mandiri Syariah. Pendaftaran SBMPTMu Kelompok I dibuka pada 29 April - 3 Juli 2019, Kelompok II pada 29 April - 17 Juli 2019.

Adapun ke-57 PTMA yang mengikuti SBMPTMu 2019 mayoritas adalah perguruan tinggi besar milik Perserikatan Muhammadiyah. Di antaranya UM Banda Aceh, UM Riau, UMSU, UM Palembang, UMJ, UHAMKA, UMY, UAD dan Universitas Aisyiyah.

"Solo (UMS) ikut, Semarang ikut, (PTMA) Jawa Timur hampir ikut semua, Gersik, Sidoarjo, UM Surabaya itu ikut semua, (UM) Malang juga," ungkapnya.

Adapun jalur SBMPTMu 2019 memiliki kuota 20% dari setiap 881 prodi yang ditawarkan. "(Kuota SBMPTMu 2019) 25.000 ribu mahasiswa. Jadi sebenernya yang penerimaan mahasiswa baru yang lewat jalur SBMPTMu ini per prodi itu 20%," tutupnya.


Sumber: detik.com
Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.