Jumat, 12 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Bawa Cat Warna Darah Saat Demo di Ambon, Mahasiswa Diamankan

Kampus

Bawa Cat Warna Darah Saat Demo di Ambon, Mahasiswa Diamankan

Jumat, 22 Feb 2019 10:41
Detik.com
AMBON - Sekelompok mahasiswa di Ambon diamankan polisi karena dugaan rekayasa demonstrasi. Buktinya yaitu didapati car warna darah di kantong mereka. Apa tujuannya?

Kasus bermula saat mahasiswa demo pada Kamis (21/2) pukul 11.30 WIT. Mereka demo bertempat di depan Gong Perdamain kota Ambon. Aksi dibubarkan oleh pihak kepolisian dikarenakan para peserta aksi melakukan sikap arogan serta mengganggu ketertiban umum.

Aksi tersebut juga tidak sesuai dengan surat pemberitahuan yang diberikan ke pihak Kepolisian yang mana sesuai surat pemberitahuan menjelaskan bahwa titik aksi di Kantor Pengadilan Negeri Ambon dan Polda Maluku .

Namun pada pelaksanaannya para peserta melakukan aksi di Gong Perdamaian Dunia serta mengganggu ketertiban umum dan menimbulkan kemacetan arus Lalu lintas sehingga polisi mengamankan koordinator lapangan dan peserta aksi.

"Pada saat berlangsungnya aksi telah ditemukan bubuk pewarna makanan cap betet berwarna merah (persis darah manusia) dari saku celana salah satu peserta aksi atas nama Fardan Umasugy," kata Kasubag Humas Polres setempat, Ipda Julkisno Kaisupy di Ambon, sebagaimana dilansir Antara, Jumat (22/2/2019).

Pelaku sengaja membawa bubuk tersebut dengan maksud untuk menyiramkan badannya pada saat berlangsung aks. Yang mana barang tersebut diduga akan digunakan ketika nantinya terjadi benturan dengan pihak kepolisian sehingga menimbulkan opini bahwa polisi telah melakukan penganiayaan terhadap mahasiswa.

Aparat kepolisian dari Polsek Kota bersama Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease mengamankan tiga mahasiswa yang diduga melakuan aksi demonstrasi rekayasa untuk menjebak polisi dengan cara menyiapkan bubuk pewarna makanan berwarna merah.

"Bubuk pewarna makanan ini nantinya akan disiramkan pada tubuh mereka saat berlangsung aksi demo yang berujung ricuh, agar ada kesan mahasiswa dipukuli dan dianiaya polisi," ujarnya.


Sumber: detik.com
Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.