- Home
- Pendidikan
- Cerita Kepsek soal Dana BOS Rp 111 Juta Dirampok Kawanan Modus Gembos Ban
Pendidikan
Cerita Kepsek soal Dana BOS Rp 111 Juta Dirampok Kawanan Modus Gembos Ban
Kamis, 21 Mar 2019 16:20
Kepsek SDN Harapan Baru 3 Rita Yulia menceritakan, awalnya dia bersama bendahara sekolah Wiyanto, dan pengawalnya, Mujo, mencairkan dana BOS di Bank BJB, Jalan Ir H Juanda, Bekasi Selatan, Senin (18/3).
"Setelah ke sana, ada panggilan nomor antrian saya tanda tangan slip pengambilannya. Setelah tanda tangan, saya izin ke bendahara untuk rapat di PGRI Kecamatan," kata Rita saat ditemui di SDN Harapan Baru 3, Teluk Pucung, Bekasi, Kamis (21/3/2019).
"Bu tapi saya ambil Rp 10 juta dulu ya bu buat bayar percetakan'. Tadinya diambil Rp 121 juta, jadi tinggal Rp 111. KTP dan lain-lain ada di tas itu juga," kata Rita sambil menceritakan kembali perkataan bendaharanya.
Rita kemudian melanjutkan perjalanan dengan mobilnya untuk berangkat ke PGRI. Selesai rapat di PGRI, Rita meluncur kembali ke sekolahnya bersama dengan temannya.
"Di tengah perjalanan, sebelum pintu gerbang Tytyan Kencana, posisi itu macet. Pas maju, tiba-tiba ban langsung gembos, biasanya kan ban itu kalau bocor lama lah ya, tiba-tiba ini gembos langsung," tuturnya.
"Saya keluar, bu Erna juga keluar dari mobil. Bodoh banget itu padahal tambal bannya bilang itu ada orang iseng. Bannya itu ban kiri belakang mobil, tukang tambal ban ada di sebelah kiri. Pas dilihat kerangka payung gitu cuma ujungnya dilancipin, panjangnya sekitar 10 cm, lebih kecil dari pensil," sambungnya.
Pada saat itu, seorang ojek online berteriak, tetapi Rita belum curiga. Driver ojek online itu kemudian mendekati dan memberitahunya bahwa ada orang yang mengambil tasnya dari dalam mobilnya.
"Saya langsung lihat dalam mobil, udah nggak ada tas saya. Tas saya taruh di depan, dekat rem tangan," jelasnya.
Kasus itu sudah dilaporkan ke polisi. Saat ini polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Pendidikan
Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene
PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur
PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum
Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita
BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam
Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online
Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu
Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi
Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam