- Home
- Pendidikan
- Dana Riset UMS Naik 60%
Dana Riset UMS Naik 60%
Kamis, 20 Agu 2015 15:17
SUKOHARJO-Riset menjadi ruh suatu perguruan tinggi. Tentu saja, pelaksanaannya harus didukung dana memadai.
Setiap tahun, perguruan tinggi pun berlomba-lomba menghasilkan riset unggulan agar mendapat pos besar anggaran penelitian dari Ditjen Dikti. Salah satu kampus yang mendapat peningkatan hibah dana riset adalah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMS, Agus Ulinuha PhD menyebutkan, tahun ini kualitas dan kuantitas penelitian UMS meningkat. Pada 2014, UMS meraih dana riset Rp3,2 miliar untuk 60 penelitian. Sementara untuk 2015, dana riset mereka naik sekira 60 persen.
"Tahun ini kami mendapat Rp5,2 miliar untuk mendanai 78 riset. Meningkatnya kualitas dan kuantitas riset UMS tersebut dipengaruhi kian banyaknya dosen yang ikut andil dalam berbagai penelitian," kata Agus belum lama ini.
UMS sendiri juga mengalokasikan dana penelitian internal yang dikelola LPPM UMS. Lembaga tersebut juga mengatur dana penelitian hasil kerjasama kampus dengan berbagai lembaga swasta.
(okezone.com) Pendidikan
Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?
JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok
Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?
BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s
Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya
JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan
AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas
JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga
Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T