Sabtu, 13 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Gagal Sinkronisasi, 53 Siswa SMPN Lamongan Jalani UNBK Ulang

Pendidikan

Gagal Sinkronisasi, 53 Siswa SMPN Lamongan Jalani UNBK Ulang

Senin, 29 Apr 2019 13:39
Detik.com
Siswa SMP UNBK Ulang
LAMONGAN - Sebanyak 53 siswa SMPN 4 Babat hari ini menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) ulang. Pelaksanaan UNBK ulang ini karena terjadi gangguan pada server saat ujian akan berlangsung.

Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Adi Suwito membenarkan UNBK ulang karena gagal terkoneksi ke server. Ke 53 siswa ini, kata Adi, berasal dari ruang 1 dan ruang 2.

"Karena pada saat itu gagal terkoneksi dengan server dan harus terkoneksi ulang dan baru bisa terkoneksi pada sore harinya, maka kami putuskan untuk diulang pada hari ini," kata Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Adi Suwito kepada wartawan saat dikonfirmasi, Senin (29/4/2019).

Adi mengatakan penyebab siswa SMPN 4 Babat harus menjalani ujian ulang, karena listrik sedang down, yang berakibat UPS (Uninterruptible Power Supply) tidak kuat beban dan menyerang server lokal hingga mati sehingga hardisk cadangan ikut rusak.

Menurut Adi, sebenarnya, server bisa untuk download atau sinkronisasi ulang, namun pengajuan perpanjangan ujian tidak bisa, karena server pusat pukul 18.00 WIB sudah tutup sehingga para siswa harus ujian susulan.

"Kami sudah laporkan kejadian ini ke provinsi dan akhirnya diambil keputusan untuk melakukan ujian ulang hari ini," terangnya.

Hal semacam ini, kata Adi, juga terjadi di beberapa daerah lainnya. Pelaksanaan UNBK ulang ini hanya untuk satu mata pelajaran saja, yaitu mata pelajaran Bahasa Indonesia. "Hanya satu mata pelajaran saja, yaitu Bahasa Indonesia," tandasnya.

Dia menuturkan, dari hasil evaluasi, pelaksanaan UNBK untuk tingkat SMP di Lamongan berjalan lancar. Pihaknya, sebelumnya juga sudah menjalin kerjasama dan MOU dengan PLN untuk permasalahan listriknya.

"Secara umum berjalan lancar, dan hanya satu kejadian itu saja yang terjadi selama UNBK di Lamongan kemarin," pungkas Adi.


Sumber: detik.com
Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.