- Home
- Pendidikan
- Hingga Hari ini, Kampus IPDN Rohil Tak Berpenghuni
Pendidikan
Hingga Hari ini, Kampus IPDN Rohil Tak Berpenghuni
Laporan:Anggi Sinaga
Rabu, 24 Agu 2016 12:41
UJUNGTANJUNG - Semenjak liburan bulan puasa kemarin, sampai sekarang ini, seluruh Praja Kampus IPDN Riau di Rokan Hilir, tepatnya di Kelurahan Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih tidak pernah lagi kembali ke Kampus.
Informasi dirangkum dilapangan, pada Selasa (24/8), seharusnya para Praja sudah kembali pada 14 Agustus 2016, dan aktifitas belajar mengajar sudah dilakukan pada 15 Agustus 2016 kemarin. Pantauan dilapangan, tidak ada aktifitas apapun di Kampus IPDN tersebut, yang hanya terlihat Pamda ( Pengamanan Dalam Negeri ) yang menjaga Kampus IPDN tersebut. "Mengenai hal itu, kami tidak bisa berkomentar. Sebab, kami hanya sebagai penjaga aset di IPDN Riau di Rohil ini," kata salah seorang Pamdal yang tidak mau namanya dicantumkan dalam berita ini.
Dari informasi yang didapat dilapangan, bahwa para Praja tersebut sekarang ditempatkan di Balai Latihan Kesehatan Provinsi Riau, dan beraktifitas belajar mengajar disana. "Selaku masyarakat Kabupaten Rohil, kami sangat menyayang hal itu, yang artinya baik itu Praja ataupun pengasuh IPDN, pergi tanpa pesan dari Kabupaten Rohil ini," kata Murni SPd (46) salah seorang tokoh masyarakat Rohil yang berdomisili di Kelurahan Sedinginan, Kecamatan Tanah Putih.
Menurutnya, kepergian Prja dan pengasuh dari Kampus IPDN secara diam-diam menunjukan sikap yang tidak profesional. "Kalaupun harus pindah, maka pindahlah dengan baik-baik, yang sesuai dengan pepatah. Datang nampak muka, pergi nampak punggung," kata Murni.
Dia berharap, pihak terkait mencari langkah cepat mempertanyakan ke Rektorat IPDN, Gubernur dan Mendagri terkait mengapa Praja Kampus IPDN tidak beraktifitas di Kampus IPDN yang berada di Rohil. "Pastinya, kami tidak bersependapat Kampus IPDN pindah dari Kabupaten Rohil ini. Sebab, sudah banyak aset Rohil tertanam disitu," paparnya.
Menanggapi, tentang informasi itu, juga membuat kesal Ketua PGRI Kabupaten Rohil, Zulfikar SE MM. Dikatakanya, pihaknya juga sangat menyayangkan pihak Kampus IPDN pergi tanpa pesan dan tanpa koordinasi dengan Pemda Kabupaten Rohil. Menurutnya, ini tidak sesuai lagi perkataan Kemendagri saat memberi kuliah umum di IPDN. Karena kalaupun pindah butuh untuk pembenahan 1 sampai 2 tahun kedepan. "Nyatanya apa, IPDN pergi juga dari daerah kita, dan yang paling sangat kita sayangkan, perginya IPDN tanpa basa-basi pula dengan Pemda Rohil," katanya.
Dia mengusulkan, kedepan Pemda Rohil janganlah membangun sesuatu kantor atau apapun atasnama pemerintah pusat. Karena hal itu bisa menyakitkan hati masyarakat, seperti yang terjadi terhadaap kampus IPDN tersebut. "Selain itu, kami juga mengusulkan ke Pemkab Rohil, bekas Kampus IPDN itu nanti sebaiknya dibuat saja menjadi Kampus Polyteknik yang telah lama direncanakan. Dengan demikian, generasi penerus kita bisa menimba ilmu disana," kata Zulfikar.
Sementara itu, Direktur Kampus IPDN Riau, Profesor M. Ilham, ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa pemindahan IPDN dari daerah Rohil, atas dua surat permohonan yang dilayangkan Gubernur Riau kepada Mendagri. Selanjutnya, Mendagri melayangkan surat ke Rektorat IPDN. "Berujuk dari hal itu, maka Gubernur Riau, menempatkan sementara proses belajar mengajar Praja di Balai Latihan Kesehatan Provinsi Riau," terang Ilham.
Dikatakanya, bahwa sampai saat ini pihaknya belum menerima secarik kertas pun dari Gubernur Riau tentang penempatan sementara Praja di Balai Latihan Kesehatan Provinsi Riau tersebut. "Pada intinya, pemindahan Kampus IPDN dari Rohil ke Pekanbaru adalah permintaan Gubernur Riau, dan mulai 14 Agustus 2016 kemarin, proses belajar mengajar Praja dilakukan di Balai Latihan Kesehatan Provinsi Riau," jelasnya.
Menurutnya Ilham, bahwa sesuai surat Mendagri bahwa Kampus IPDN di Rohil itu akan dijadikan nanti Kampus Waspada bencaana dan Kampus Satpol PP. "Kami dari IPDN juga meminta kepada Rektorat IPDN untuk membuat surat pemindahan itu ke Pemkab Rohil, sehingga Pemkab Rohil tidak tersinggung dengan cara pemindahan secara diam-diam seperti ini," tandas M. Ilham. (asg)
Pendidikan
Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru
PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl
Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman
KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si
Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern
Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai
Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026
PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta
BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh