Sabtu, 13 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • KPPAD: Siswi SMP di Pontianak Ngaku Dipukul Hingga Dibenturkan ke Aspal

Pendidikan

KPPAD: Siswi SMP di Pontianak Ngaku Dipukul Hingga Dibenturkan ke Aspal

Selasa, 09 Apr 2019 14:17
Ilustrasi (Foto: istimewa)
PONTIANAK - Kasus siswi SMP di Pontianak berinisial AY/AU (14) yang dikeroyok siswi SMA juga ditangani oleh Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kalimantan Barat. KPPAD menjelaskan awal menerima aduannya.

Seperti dilansir Antara, Ketua KPPAD Kalbar, Eka Nurhayati Ishak, menerima aduan korban yang didampingi ibunya pada Jumat (5/4) sekitar pukul 13.00 WIB. Dalam aduan itu korban melaporkan dirinya telah mengalami kekerasan fisik dan psikis, seperti ditendang, dipukul, diseret sampai kepalanya berbenturan ke aspal. Selain itu, korban hingga saat ini masih sedang diopname di salah satu rumah sakit di Pontianak.

"Dari pengakuan korban, pelaku utama penganiayaan ada tiga orang, yakni berinisial NE, TP dan FZ, sedangkan sembilan orang lainnya hanya sebagai penonton," kata Eka.

KPPAD Kalbar akan memberikan pendampingan yang sama, baik kepada korban maupun pelaku sebagai pendampingan trauma healingnya. Dia juga meminta pemberitaan terkait kasus ini tidak terlalu vulgar karena pelaku dan korban masih anak-anak.

Ia mengingatkan, pemberitaan tentang anak tidak vulgar dan sudah diatur pada UU No.11/2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak yang mewajibkan pemberitaan kasus anak di bawah umur, baik pelecehan mau pun kekerasan agar tidak membuka identitas mereka secara langsung dengan maksud melindungi hak-hak anak tersebut.

Sebelumnya diberitakan, korban telah melaporkan 3 orang ke polisi. Kasus ini sekarang ditangani oleh Polresta Pontianak.

"Kejadiannya benar, pastinya terjadi tanggal 29 Maret 2019 di wilayah Pontianak. Saat ini sudah ditangani oleh Polresta Pontianak, limpahan dari Polsek," ujar Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Dony.



Sumber: detik.com
Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.