Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Kabut Asap, Waktu Belajar TK hingga SMA di Palembang Dikurangi 2 Jam

Pendidikan

Kabut Asap, Waktu Belajar TK hingga SMA di Palembang Dikurangi 2 Jam

detik.com
Selasa, 17 Sep 2019 11:19
detik.com
Palembang - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti Kota Palembang pada pagi dan sore hari. Kini, jam belajar semua sekolah dimundurkan oleh Dinas Pendidikan.

"Untuk kabut asap baik dari TK, SD, SMP dan SMA pertama kita wajib pakai untuk masker karena udara sudah tidak sehat," kata Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Palembang, Julinto saat ditemui di Paud Sukrela Palembang, Selasa (17/9/2019).

Selain mewajibkan pakai masker, Julinto mengaku telah mengeluarkan surat yang berisi pengunduran jam belajar. Sekolah yang biasa masuk pada pukul 07.00 WIB, kini menjadi pukul 08.00 WIB.

"Jam masuk sekolah kita mundur 1 jam, termasuk pulangnya juga kurangi 1 jam. Sementara sekolah siang, ini dipercepat pulang karena pukul 16.00 WIB itu udah kabut asap, udah mulai pekat," katanya.
Tak hanya itu saja, Julinto menegaskan sekolah juga dilarang melakukan kegiatan olahraga pada pagi hari. Sebab, kondisi kabut asap masih belum normal dan bakal berdampak pada kesehatan.

"Kita juga melarang aktivitas di luar kelas dan olahraga pada jam pagi tidak boleh. Kalau untuk libur, sampai saat ini masih situasional, menunggu dari pihak terkait DLHK dan Dinkes seperti apa kabut asap ini," katanya.

"Seperti di Kertapati itu kan kabut asap pekat karena ada tetangga (Kabupaten Ogan Ilir) mengalami lahan kebakaran. Untuk itu tidak masalah kalau nanti dari sekolah mau liburkan," imbuh Untuk di Palembang sendiri, sampai saat ini tercatat ada 248 SD, 60 SMP dan lebih dari 300 sekolah swasta. Sementara dari kelas pendidikan anak usia dini (PAUD) sedikitnya ada 600 yang telah tersebar.
Diketahui, kabut asap menyelimuti Kota Palembang pada pagi, sore dan malam hari. Asap sisa kebakaran lahan bahkan menyebabkan udara sangat tidak sehat..Tercatat berdasarkan data resmi BMKG, kualitas udara sangat tidak sehat mulai pukul 23.00 WIB-07.00 WIB. Ini setelah kebakaran melanda sejumlah daerah di Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir dan Musi Banyuasin.
sumber: detik.com
Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.