- Home
- Pendidikan
- Kemendagri Tinjau Kampus IPDN Rohil, Ini Rencana Pemerintah
Pendidikan
Kemendagri Tinjau Kampus IPDN Rohil, Ini Rencana Pemerintah
Laporan: Anggi Sinaga
Kamis, 17 Nov 2016 09:34
UJUNGTANJUNG-Tim yang berjumlah sekitar enam orang dari Direktorat Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia ( Kemendagri) ,Rabu (16/11) sekitar pukul 11.00 wib turun meninjau dan melihat langsung keberadaan bangunan gedung Kampus IPDN Rohil yang berada di kelurahan Banjar XII Kecamatan Tanah Putih yang sudah ditinggalkan oleh Siswa Praja lebih kurang empat bulan lalu, dan kembali ke Jatinangor (Jawa Barat ) untuk meneruskan pendidikan ilmu Pemerintahan Dalam Negeri.
Tim Rombongan Kemendagri yang dipimpin oleh Ir.Asadullah sebagai Direktorat Pusat Pelatihan Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) didampingi oleh Asisten I Rohil Mhd.Rusli Syarif, Kadisdik Rohil H.Amiruddin. Camat Tanah Putih Suryadi SE, Lurah Banjar XII Jamlos dan beberapa satuan Dinas Kerja lainya.
Sebelum meninjau lokasi seluruh bangunan gedung Kampus IPDN, Tim Kemendagri bersama Rombongan Asisten I dan Pejabat Rohil lainnya terlihat melakukan pembicaraan di salah satu ruangan di gedung kampus IPDN , saat itu Mhd. Rusli Syarif menjelaskan kepada Tim Kepmendagri bahwa saat ini Pemda sudah menyerahkan Aset gedung Ini kepada pusat dalam hal ini Kemendagri.
Dan berharap kepada Kemendagri agar gedung ini dapat dipergunakan kembali untuk sarana pendidikan lainnya, dengan alasan bahwa untuk pembangunan Kampus ini sudah menelan dana ratusan miliaran.
Terkait kunjungan Tim Kemendagri ke Kampus IPDN Rohil Ir.Asadullah menjelaskan kepada wartawan bahwa program Kemendagri bangunan Kampus IPDN ini direncsnakan akan menjadi pusat Pendidikan dan Latihan (Diklat) Satuan Polisi Pamong Praja , Pemadam Kebakaran (Damkar),dan Pusat Pelatihan Pemberkasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk Tingkat Nasional.
Dijelaskannya Kemendagri merencanakan program ini akan
dimulai pada bulan Januari 2017 nanti. Dan akan diresmikan langsung oleh
Mendagri.
"Yang nantinya peserta Diklat kita utamakan 50% dari seluruh Kabupaten yang ada di Provinsi Riau dan 50% dari daerah lain yang ada di Indonesia ," jelasnya.
Sedangkan terkait biaya dana pendidikan pelatihan, Ir.Asadullah mengaku belum mengetahuinya. " Kalau itu saya belum tau, itu sedang dibicarakan di Kemendagri, " ujarnya.
Atas kunjungan dan program Kemendagri itu. Mhd. Rusli Syarif sebagai Asisten I Kabupaten Rohil menanggapi hal tersebut, menurutnya sebaiknya gedung ini dipergunakan sebagi pusat pendidikan akademi pelatihan Satpol PP atau pendidikan Akademi Damkar untuk Diploma DI D2 dan D3.
" Kalau hanya untuk diklat yang belajarnya hanya dua atau tiga bulan saja , saya pikir untuk biaya yang dikeluarkan untuk perjalanan dari daerah lain sudah lebih besar dari ilmu yang didapat disini," jelasnya. (asg)
Pendidikan
Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional
JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone
Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta
JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad
Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur
JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat
Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait
JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran
Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang
JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal