Senin, 27 Apr 2026

Kampus

Maba UGM Siap Berjaya di ASEAN

Senin, 24 Agu 2015 09:57
dok. UGM
Rektor UGM Dwikorita Karnawati memakaikan jas almamater kepada mahasiswa baru.

YOGYAKARTA-Pelatihan Pembelajar Sukses Mahasiswa Baru (PPSMB) Universitas Gadjah Mada (UGM) berakhir dengan persembahan selebrasi ASEAN dan Semarak Bendera Merah Putih di Lapangan Grha Sabha Pramana (GSP) Bulaksumur oleh sekira 9.500 mahasiswa baru. Para mahasiswa berkumpul di tengah lapangan membentuk formasi Lambang ASEAN.

Selebrasi ini untuk mengejawantahkan semangat dan tema PPSBM Palapa UGM 2015 yakni "Menyiapkan Pemimpin Muda yang Cerdas, Inspriratif dan Berbudaya, serta bertemakan Integrasi Keilmuan Menyambut ASEAN Community".

Acara penutupan menghadirkan alumni UGM yang sekarang terjun sebagai pengamat politik Hanta Yudha MA dan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) UGM Satria Triputra Wisnumurti, untuk berorasi.

Rektor UGM Prof Dwikorita Karanwati berpesan kepada mahasiswa untuk selalu menjadi Indonesia, bukan menonjolkan kedaerahan. Dia berharap, UGM lahir pemimpin besar yang tidak hanya berjaya di kancah nasional, namun juga di level ASEAN bahkan dunia. Tak lupa Dwikorita juga mengingatkan kepada para mahasiswa untuk selalu berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah berjasa dalam hidup.

"Jayalah Indonesia di ASEAN!" kata Dwikorita kepada mahasiswa.

Saat menyampaikan orasi, Hanta Yudha teringat 15 tahun lalu yang juga pernah duduk di lapangan GSP sebagai mahasiswa baru. Mantan Presiden BEM KM UGM ini merasa bersyukur bisa menyelesaikan pendidikan UGM dengan IPK nyaris empat bulat walau aktif dalam kegiatan berbagai organisasi.

"Teman-teman wajib bersyukur di terima di UGM karena merupakan mahasiswa pilihan," kata Hanta.

Dengan berkuliah di UGM berarti para mahasiswa siap bermetamorfosis menjadi generasi cemerlang dengan karakter kokoh. Dengan bekal tersebut para mahasiswa akan tetap mampu berselancar di atas besarnya gelombang teknologi informasi.

Hanta menyebutkan, seorang calon pemimpin besar harus memiliki kredibilitas, menguasai bidang yang digeluti, kreatif serta memiliki sikap leadership. Semangat nilai ASEAN dan Pancasila, kata Hanta, diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa Indonesia untuk turut berkontribusi, sehingga mampu secara bersama-sama menyukseskan Indonesia di ASEAN Community.

"UGM telah melahirkan banyak tokoh nasional, seperti Joko Widodo, Pratikno, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Karena itu diharapkan lulusan UGM nanti tampil sebagai pemimpin ASEAN dan dunia," katanya.

Sementara Satria mengajak sivitas akademika UGM untuk kembali sebagai universitas kerakyatan. Dia pun meminta rektor untuk menurunkan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Selain itu, setiap hari, lapangan GSP selalu dipenuhi mobil milik mahasiswa yang terparkir, sehingga tidak mencerminkan kampus kerakyatan. Oleh kerena itu BEM mengajak para mahasiswa untuk tidak membawa mobil ke kampus.

"Kalau ada sepeda, pakai sepeda, kalau dekat cukup jalan kaki atau bersepeda motor. UGM lahir dari titisan darah Gadjah Mada sebagai pemersatu bangsa, karena itu mari bangkit sebagai universitas kerakyatan," kata Satria.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Minggu, 26 Apr 2026 21:37

    Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?

    JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:34

    Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?

    BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:32

    Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya

    JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:30

    AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas

    JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:27

    Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi

    WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.