Sabtu, 13 Jun 2026

Kampus

Mahasiswa Dominasi Pengurusan Pindah TPS di KPU Depok

Rabu, 10 Apr 2019 14:54
Detik.com
Foto: Warga Mengurus Pindah TPS di KPU Depok
DEPOK - Hari ini hari terakhir bagi para calon pemilih Pemilu 2019 untuk mengurus pindah lokasi tempat pemungutan suara (TPS). Di Depok sendiri, banyak warga yang antusias hadir untuk mengurus kepindahan TPS.

Pantauan detikcom di KPU Kota Depok, Jalan Kartini, Pancoran Mas, Depok, banyak warga yang datang untuk mengurus formulir A5. Terlihat antrean menumpuk di meja pelayanan sehingga menyebabkan tidak teratur.

Meski begitu, warga tetap sabar menunggu untuk mendaftarkan diri. Beberapa di antaranya mewakili keluarganya yang pindah lokasi.

"Kami dari KPU Kota Depok terus melayani terkait pemilih yang ingin pindah memilih. Hari ini adalah hari terakhir, kami layani sampai pukul 16.00 WIB nanti," kata Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna saat ditemui di lokasi, Rabu (10/4/2019).

Nana menjelaskan sampai saat ini pihaknya sudah menerima 200 lebih pengurusan pindah TPS. Mayoritas didominasi oleh mahasiswa.

"Sampai dengan saat ini sudah hampir 200-an lebih lah kira-kira untuk di Depok yang lakukan pindah memilih. Kebanyakan mereka dari luar daerah ya, karena mereka tugas belajar mahasiswa kuliah di Depok yang pada hari-H tidak bisa pulang, kebanyakan mahasiswa ya di sini," ungkap Nana.

Nana menjelaskan ada 4 kategori yang diperlukan agar bisa pindah TPS yakni dalam keadaan sakit, kena bencana alam, kondisi di rumah tahanan, dan yang bertugas pada saat hari pemilihan. Setelah itu warga harus membawa syarat-syarat mengurus pindah TPS.

"Harus terdaftar di DPT di mana mereka berasal, ya itu syarat mutlak yang harus dimiliki, kemudian juga dengan fotocopy KTP, nanti kami akan lakukan verifikasi. Kalau sudah terdaftar maka akan dilayani mereka akan mendapat formulir A5," ungkapnya.

Sementara seorang mahasiswa, Irvan Maulana (20) dari Lampung yang berkuliah di Politeknik Negeri Jakarta mengaku rela mengantre membuat formulir A5 karena tidak ingin golput.

"Iya ini surat form A5, ini saya buat biar karena udah umur udah 20 tahun ya dan ini pemilihan presiden jadi nggak ingin aja golput gitu, ingin gunakan hak pilih," ucap Irvan.

Namun dirinya mengkritisi prosedur di KPU Depok yang terlalu sulit dan membingungkan. Selain itu sosialisasi syarat juga dinilai kurang efektif.

"Ribet, mungkin kurang, membingungkan, kurang petunjuk, kayak datang itu kita kurang petunjuk gitu loh, bingung harus kemana. Cuma ada meja ramai di sana jadi bingung harus mulai dari mana, Syarat sebenernya ga ribet, cuma ga ada pengumumannya gitu loh," tutur Irvan.



Sumber: detik.com
Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.